Ibadah Haji

Inilah Beberapa Peristiwa yang Membuat Ibadah Haji Terpaksa Dibatalkan

Ibadah haji pernah dibatalkan sebelumnya, akibat perang yang sedang berkecamuk, aksi teroris, dan wabah penyakit.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Darmawan/MCH2019
Suasana Masjid Nabawi di Madinah hari ini, Sabtu (6/7/2019) jelang kedatangan jemaah haji Indonesia. Sebanyak 1.800 jemaah haji Indonesia asal Embarkasi Surabaya dan Batam hari ini dijadwalkan tiba di Madinah. 

Sebagaimana dilansir laman Middle East Eye, membatalkan ibadah haji pernah terjadi di masa lalu, tapi bukan di masa pemerintahan Dinasti Saud.

Sejak Kerajaan Arab Saudi berdiri di tahun 1932, belum pernah terjadi pembatalan ibadah haji sekali pun.

Bahkan, di waktu pandemi flu Spanyol tahun 1917 - 1918 yang menyebabkan jutaan orang meninggal dunia, ibadah haji pun tetap berjalan.

Namun, andaikata pihak Kerajaan Arab Saudi memutuskan tidak ada Ibadah Haji 1441 H, maka peristiwa ini akan menjadi pembatalan ibadah haji ke-41 dalam sejarah.

Berdasarkan pernyataan King Abdulaziz Foundation for Research and Archives, sampai tahun lalu sudah terjadi 40 pembatalan ibadah haji, sejak ibadah ini dilakukan pertama kali tahun 629 M.

Middle East Eye mengumpulkan beberapa pembatalan ibadah haji yang pernah terjadi, serta penyebab pembatalan tersebut.

Tahun 865 : Pembantaian di Gunung Arafat 
Semasa Ismail bin Yousef melakukan pemberontakan terhadap Kekhalifahan Abbasiyah di tahun 865 M, atau 271 H, sejumlah jemaah haji menjadi korban dalam konflik ini.

Ismail bin Yousef, yang juga dikenal sebagai Al-Safak memerintahkan prajuritnya menyerang jemaah yang berada di puncak Gunung Arafat, yang berada di pinggir kota Mekah.

Serangan ini memaksa pemimpin Wangsa Abbasiyah membatalkan Ibadah Haji 271 H.

Tahun 930: Serangan Qarmatian 
Pada tahun 930 M, Abu Taher al-Janabi, yang merupakan pemimpin Sekte Qarmatian di Bahrain, menyerang Mekah, dengan maksud melucuti status Kota Suci di kota tersebut.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved