Pascacovid 19

Tiga Alat yang Tercipta di Masa Pandemi Covid-19

Ada benda-benda baru yang tercipta akibat pandemi Covid-19. Bisa jadi tiga benda ini menjadi alat yang wajib dibawa saat berlibur.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa
Ilustrasi virus corona. 

Tampaknya ada yang memiliki ide membuat germicidal lamp yang bisa digunakan oleh masyarakat untuk membunuh virus corona.

Maka germicidal lamp yang biasanya berbentuk seperti lemari kecil (untuk penggunaan di laboratorium), atau lampu berukuran panjang untuk penggunaan di pabrik, kini berukuran kecil sehingga bisa digenggam dengan tangan dan dapat dibawa ke mana-mana.

Alat ini sudah bisa ditemukan di toko online di Indonesia, dengan harga berbeda-beda tergantung ukurannya.

Germicidal lamp genggam harganya ada yang Rp 350.000.

Sementara yang bentuk portable (di letakkan di atas meja), untuk mensterilkan satu ruangan, harganya mulai dari Rp 500.000.

Hanya saja sinar UVC ini juga berbahaya bagi manusia, seperti dapat merusak mata dan risiko terparahnya adalah menimbulkan kanker, jika terpapar langsung.

Maka laboratorium dan pabrik yang menggunakan germicidal lamp wajib menerapkan protokol keselamatan.

Sementara di tingkat masyarakat, soal ini tak diperhatikan. Begitu besar keinginan membunuh virus corona sampai melupakan bahaya yang dibawa alat ini.

Apalagi penggunaan germicidal lamp genggam, yang begitu dekat jaraknya dengan kulit manusia.

Sebagaimana dilansir Daily Mail, penelitian di Penn State University menyebutkan bahwa radiasi sinar UV, dengan gelombang sepanjang 200 - 300 nanometer, sudah optimal membunuh virus.

Semakin panjang gelombangnya, semakin kecil kekuatannya. Misalnya sinar Matahari memiliki panjang gelombang 280 - 400 nanometer, sehingga tak terlalu optimal dalam membunuh virus.

Sedangkan UVC memiliki panjang gelombang radiasi 100 - 280 nanometer, sehingga sangat kuat efeknya.

Hanya saja, karena panjang gelombangnya pendek, sinar UVC dari Matahari tak sampai ke permukaan tanah karena tak bisa menembus lapisan ozon Bumi.

UVC yang digunakan di dunia adalah artifisial, namun sama bahayanya dengan sinar UVC dari Matahari.

Nah, itulah benda-benda yang muncul dan menjadi populer gara-gara pandemi Covid-19

Bisa jadi ketiga benda ini menjadi alat yang wajib dibawa saat berlibur.

Benda-benda ini melengkapi penggunaan masker dan hand sanitizer, yang merupakan atribut wajib masyarakat di era normalitas baru.

Komunitas Rave di Inggris Membuktikan, Acara Rave Tetap Asyik dengan Protokol Kesehatan

Lantai Dansa Ditutup, Kelab Malam di Berlin jadi Beer Garden

Masyarakat Harus Reservasil Dulu Untuk Berwisata ke Ancol Taman Impian

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved