Pascacovid 19

Eksperimen NHK Menyiratkan New Normal pada Tata Cara Jamuan Prasmanan Pascacovid-19

New normal tampaknya akan berlaku di jamuan prasmanan, sesuai standar protokoler kesehatan yang baru.

Eksperimen NHK Menyiratkan New Normal pada Tata Cara Jamuan Prasmanan Pascacovid-19
Pexels.com/Thiago Patrevita
Ilustrasi: prasmanan, buffet, restoran di hotel. 

NHK kemudian mengadakan eksperimen kedua. Masih situasi jamuan prasmanan dengan 10 pengunjung. Satu orang tetap menjadi si pembawa kuman penyakit.

Hanya saja, di percobaan kedua ini, para tamu tidak menyendok sendiri makanannya tapi ada orang yang melayani mereka menyendok makanannya. Para tamu hanya menyodorkan piringnya.

Selain itu, para aktor diinstruksikan selalu membersihkan tangannya setiap sebelum dan sesudah makan.

Mereka dibagikan sapu tangan yang mengandung disinfektan. Meskipun tidak dijelaskan dalam video, disinfektannya itu seharusnya aman jika masuk ke mulut manusia.

Kemudian ada orang yang tugasnya setiap saat membersihkan permukaan meja, pegangan pintu, teko air minum, dan tempat-tempat yang menunjukkan paparan cat di eksperimen pertama.

Seperti pada percobaan pertama, 30 menit kemudian jamuan usai dan pihak NHK memeriksa semua aktor.

Kali ini tak ditemukan paparan cat fluoresens di tubuh semua peserta jamuan makan tersebut, termasuk orang yang didapuk menjadi si pembawa penyakit.

Menurut pihak NHK, dengan eksperimen ini mereka ingin memberitahu banyak orang tentang pentingnya mencuci tangan.

Diadopsi

Namun dua NHK'>eksperimen NHK tersebut juga menunjukkan model penyebaran penyakit dan bentuk pencegahannya yang bisa diadopsi oleh industri pariwisata.

Pola jamuan prasmanan selama ini dilakukan di restoran yang terdapat di hotel, kapal pesiar, resepsi pernikahan, serta pertemuan dalam industri MICE (meeting, incentive, conference, exhibition).

Bahkan ada dugaan, kejangkitan Covid-19 di antara penumpang kapal pesiar Diamond Princess berawal dari restoran yang menyajikan hidangannya secara prasmanan.

Mencuci tangan terbukti paling efektif dalam mencegah penyebaran virus penyakit, terutama yang bisa mati jika terkena sabun atau disinfektan.

Selain itu, jamuan prasmanan akan lebih aman jika ada pelayan yang menyendokkan penganan ke piring para tamu.

Pasalnya, hanya ada satu orang yang memegang sendok tersebut, dan orang itu harus dalam kondisi bebas penyakit.

Bisa jadi, di masa depan orang-orang yang melayani jamuan makan prasmanan juga harus mengenakan masker untuk menutupi mulut dan hidung saat sedang bertugas.

Protokoler Kesehatan Baru Shanghai Disneyland Bisa Menjadi Standar New Normal

Perbaikan Ekonomi Harus Dilakukan Pascacovid-19, Untuk Menggairahkan Pariwisata di DKI

Apakah Pembatasan Sosial Akan Membunuh Penerbangan Murah?

Apakah Pembatasan Sosial Akan Berlanjut di Sektor Transportasi Pasca Pandemi Covid-19?

Ikuti kami di
Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved