McDonalds Sarinah Tutup

McDonald's Sarinah, Ikon Jakarta yang Kini Tinggal Kenangan

Gerai McDonald's di Pusat Perbelanjaan Sarinah Thamrin adalah salah satu tempat ikonik di Jakarta, yang kini tinggal kenangan.

McDonald's Sarinah, Ikon Jakarta yang Kini Tinggal Kenangan
Warta Kota/Alex Suban
Warga Jakarta melakukan foto-foto di gerai McDonald's Sarinah untuk kenangan menjelang penutupan permanen gerai pertama McDonald's di Indonesia. 

Meski pun Mc Donald's Indonesia kemudian membuka banyak gerai di seluruh Indonesia, namun gerai di Sarinah tetap ikonik bagi warga Jakarta.

Sekitar setahun setelah dibuka, manajemen McDonald's kemudian memutuskan gerai tersebut buka 24 jam, sehingga restoran cepat saji itu menjadi salah satu tempat nongkrong para remaja tahun 1990-an sampai pagi.

Sampai awal tahun ini pun, McD Sarinah tetap menjadi pilihan untuk nongkrong sampai pagi.

Hanya karena pandemi Covid-19, yang diikuti pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), membuat McD Sarinah menjadi sepi selama hampir dua bulan ini.

Sempat ganti nama

Sebagian warga Jakarta tentu juga masih ingat gerai di Sarinah itu sempat berganti nama menjadi Tony Jack's di tahun 2009 sampai 2011.

Penyebabnya adalah perseteruan antara McDonald's Co dengan Bambang Rachmadi.

Ketika itu komposisi saham BNR adalah 90 persen dikuasai McDonald's Co. Smentara Bambang Rachmadi hanya memiliki sisanya yang 10 persen lewat perusahaannya yang bernama Rezeki Murni.

Hanya saja, tempat di Sarinah itu tercatat sebagai "milik" Bambang karena dia yang bekerja sama dengan Sarinah, sehingga restoran cepat saji asal AS itu yang harus hengkang dari tempat itu.

Ditinggal McDonald's, Bambang kemudian menjadikan restoran di Sarinah itu sebagai gerai Tony Jack's pada 1 Oktober 2009.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved