Pasca Covid 19

Kenapa Kepulauan Seribu Harus Jadi Pertimbangan dalam Memilih Destinasi Wisata Pascacovid-19

Setelah pandemi Covid-19 dinyatakan berakhir, dan PSBB dicabut, ada baiknya mempertimbangkan Kepulauan Seribu sebagai lokasi berlibur.

Kenapa Kepulauan Seribu Harus Jadi Pertimbangan dalam Memilih Destinasi Wisata Pascacovid-19
Sudin Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Seribu
Keindahan Pulau Tidung di Kepulauan Seribu, tampak dari udara. 

Oleh-oleh: Pulau-pulau yang sudah menjadi desa wisata pasti memiliki toko cendera mata. bentuknya kebanyakan penganan dari hasil bumi setempat, seperti keripik sukun atau dodol rumput laut.

Namun ada pula benda-benda kerajinan karya warga setempat.

Biaya: Berakhir pekan di pulau penduduk tak makan banyak biaya, dengan ancar-ancar satu pengunjung mengeluarkan uang tak sampai Rp 500.000.

Angka itu biaya untuk satu orang jika berkunjung bersama teman, karena biaya penginapan ditanggung bersama.

Pulau resor

Definisi: pulau ini milik perorangan atau perusahaa, sehingga tak ada penduduk yag berprofesi sebagai nelayan.

Kebanyakan pemilik pulau di Kepulauan Seribu membisniskan pulaunya sebagai resor wisata. Karena itu pulau-pulau tersebut umum disebut sebagai pulau resor.

Pulau-pulau resor itu antara lain Pualau Bidadari, Pulau Macan, Pulau Ayer, Pulau Pelangi, dan Pulau Sepa.

Akomodasi: Penginapan di pulau ini dikelola secara profesional, dan masing-masing pulau memiliki gaya dan temanya sendiri.

"Resor di Pulau Macan itu mengusung ecotourism sehingga bangunan dan operasionalnya sangat ramah lingkungan. Bangunannya menggunakan bahan-bahan bekas dan kamar-kamarnya tidak pakai AC," kata Cucu.

Macan Resort, resor cantik di Pulau Macan, Kepulauan Seribu.
Macan Resort, resor cantik di Pulau Macan, Kepulauan Seribu. (Sudin Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Seribu.)

Sementara pemilik Pulau Pelangi, tambah Cucu, mengincar pasar keluarga, sehingga hotel dan atraksi di sana dibuat senyaman mungkin bagi keluarga.

Jenis wisatawan: Dengan fasilitas dan layanan standar hotel berbintang maka tak mengherankan jika tarif per malamnya lebih tinggi dari tarif guesthouse.

Karena itu bisa ditebak bahwa tamu pulau resor adalah kelas menengah ke atas. Mereka ada yang datang sendiri, ada pula yang bersama keluarga. Tergantung dari tema resornya.

Akses: Kebanyakan tamu pulau resor, kata Cucu, berangkat dari dermaga Marina Ancol Taman Impian.

"Cuma hanya ada satu keberangkatan per hari, sehingga kalau tertinggal tidak ada kapal berikutnya," ujar Cucu.

Sementara kapal-kapal dari Pelabuhan Kali Adem tidak mampir ke pulau-pulau resor tersebut, karena selama ini tak ada penumpang yang menuju ke sana.

Jadwal keberangkatan kapal ke Kepulauan Seribu di Pelabuhan Kali Adem, Muaraangke, Jakarta utara.
Jadwal keberangkatan kapal ke Kepulauan Seribu di Pelabuhan Kali Adem, Muaraangke, Jakarta utara. (Instagaram/dishubdkijakarta)

Kuliner: Paket menginap di pulau resor sudah pasti termasuk hidangan makan tiga kali sehari serta camilan, mengingat tak ada warung milik warga setempat.

Jenis masakannya tergantung dari tema masing-masing hotel.

Para tamu tentu saja boleh membawa penaganan kegemaran mereka sendiri.

Atraksi: Selain berenang dan main pasir di pantai, atraksi di pulau resor juga tergantung dari gaya resor tersebut.

Resor Pulau Macan misalnya, dengan tema eco village alias suasana desa yang ramah lingkungan, maka yang mereka tawarkan adalah keheningan dan kedamaian ala pedesaan.

Jangan salah, banyak orang kota yang mencari kedamaian dan keheningan itu sehingga Pulau Macan tak pernah sepi dari tamu.

Sementara, Pulau Bidadari, Pulau Pelangi dan Pulau Pantara menawarkan tempat berlibur bagi keluarga, sehingga banyak pula permainan yang bisa dilakukan seluruh anggota keluarga.

Ayer Floating Resort, sebuah resor cantik khas Maldives di Pulau Ayer, Kepulauan Seribu.
Ayer Floating Resort, sebuah resor cantik khas Maldives di Pulau Ayer, Kepulauan Seribu. (Sudin Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Seribu.)

- Snorkeling: kegiatan ini sudah pasti ditawarkan pengelola resor kepada para tamunya.

Bahkan, kata Cucu, resor-resor ini juga berinvestasi menumbuhkan terumbu karang, yang nantinya bisa menjadi spot diving.

"Mereka membuat rumpon dan menanam bibit terumbu karang. Mungkin hasilnya baru bisa dilihat 5 sampai 10 tahun lagi. Di sekitar tempat penanaman kapal-kapal tidak boleh membuang sauh. Mereka diapkan buoy untuk menambatkan kapal," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini.

Oleh-oleh: Setiap resor pasti memiliki toko souvenir yang menjual merchandise resor tersebut.

Biaya: Menginap di pulau resor sudah pasti biayanya lebih tinggi dari pulau penduduk, dan sudah pasti mencapai jutaan rupiah.

Pulau Bidadari adalah pulau resor yang paling murah secara biaya, mengingat lokasinya paling dekat dengan daratan.

Sementara pulau resor yang letaknya lebih jauh, rata-rata dimulai di angka Rp 2,3 juta per orang per malam.

Harga tersebut untuk biaya akomodasi dan konsumsi selama di pulau.

Ada resor yang memasukkan biaya transportasi pergi-pulang dari daratan serta pajak dalam harga yang ditawarkan.

Namun ada pula yang tak mengikut sertakan komponen transportasi di harganya. Karena itu calon tamu harus cermat saat memperlajari harga yang ditawarkan.

Nah, itulah gambaran singkat tentang berwisata di Kepulauan Seribu. Anda bisa memasukkan destinasi wisata ini, dalam pertimbangan saat memilih tempat berlibur ketika pandemi Covid-19 berakhir.

KM Trans1000 Siap Bawa Pelancong ke Kepulauan Seribu

Ada 8 Ikon Baru yang Instagramable Pariwisata Kepulauan Seribu, Nuansa Bali di Jakarta

Tren Pariwisata Akan Berubah Setelah Pandemi Covid-19 Berakhir

Ikuti kami di
Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved