Pasca Covid 19

Kenapa Kepulauan Seribu Harus Jadi Pertimbangan dalam Memilih Destinasi Wisata Pascacovid-19

Setelah pandemi Covid-19 dinyatakan berakhir, dan PSBB dicabut, ada baiknya mempertimbangkan Kepulauan Seribu sebagai lokasi berlibur.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sudin Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Seribu
Keindahan Pulau Tidung di Kepulauan Seribu, tampak dari udara. 

Sementara pemilik Pulau Pelangi, tambah Cucu, mengincar pasar keluarga, sehingga hotel dan atraksi di sana dibuat senyaman mungkin bagi keluarga.

Jenis wisatawan: Dengan fasilitas dan layanan standar hotel berbintang maka tak mengherankan jika tarif per malamnya lebih tinggi dari tarif guesthouse.

Karena itu bisa ditebak bahwa tamu pulau resor adalah kelas menengah ke atas. Mereka ada yang datang sendiri, ada pula yang bersama keluarga. Tergantung dari tema resornya.

Akses: Kebanyakan tamu pulau resor, kata Cucu, berangkat dari dermaga Marina Ancol Taman Impian.

"Cuma hanya ada satu keberangkatan per hari, sehingga kalau tertinggal tidak ada kapal berikutnya," ujar Cucu.

Sementara kapal-kapal dari Pelabuhan Kali Adem tidak mampir ke pulau-pulau resor tersebut, karena selama ini tak ada penumpang yang menuju ke sana.

Jadwal keberangkatan kapal ke Kepulauan Seribu di Pelabuhan Kali Adem, Muaraangke, Jakarta utara.
Jadwal keberangkatan kapal ke Kepulauan Seribu di Pelabuhan Kali Adem, Muaraangke, Jakarta utara. (Instagaram/dishubdkijakarta)

Kuliner: Paket menginap di pulau resor sudah pasti termasuk hidangan makan tiga kali sehari serta camilan, mengingat tak ada warung milik warga setempat.

Jenis masakannya tergantung dari tema masing-masing hotel.

Para tamu tentu saja boleh membawa penaganan kegemaran mereka sendiri.

Atraksi: Selain berenang dan main pasir di pantai, atraksi di pulau resor juga tergantung dari gaya resor tersebut.

Resor Pulau Macan misalnya, dengan tema eco village alias suasana desa yang ramah lingkungan, maka yang mereka tawarkan adalah keheningan dan kedamaian ala pedesaan.

Jangan salah, banyak orang kota yang mencari kedamaian dan keheningan itu sehingga Pulau Macan tak pernah sepi dari tamu.

Sementara, Pulau Bidadari, Pulau Pelangi dan Pulau Pantara menawarkan tempat berlibur bagi keluarga, sehingga banyak pula permainan yang bisa dilakukan seluruh anggota keluarga.

Ayer Floating Resort, sebuah resor cantik khas Maldives di Pulau Ayer, Kepulauan Seribu.
Ayer Floating Resort, sebuah resor cantik khas Maldives di Pulau Ayer, Kepulauan Seribu. (Sudin Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Seribu.)

- Snorkeling: kegiatan ini sudah pasti ditawarkan pengelola resor kepada para tamunya.

Bahkan, kata Cucu, resor-resor ini juga berinvestasi menumbuhkan terumbu karang, yang nantinya bisa menjadi spot diving.

"Mereka membuat rumpon dan menanam bibit terumbu karang. Mungkin hasilnya baru bisa dilihat 5 sampai 10 tahun lagi. Di sekitar tempat penanaman kapal-kapal tidak boleh membuang sauh. Mereka diapkan buoy untuk menambatkan kapal," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini.

Oleh-oleh: Setiap resor pasti memiliki toko souvenir yang menjual merchandise resor tersebut.

Biaya: Menginap di pulau resor sudah pasti biayanya lebih tinggi dari pulau penduduk, dan sudah pasti mencapai jutaan rupiah.

Pulau Bidadari adalah pulau resor yang paling murah secara biaya, mengingat lokasinya paling dekat dengan daratan.

Sementara pulau resor yang letaknya lebih jauh, rata-rata dimulai di angka Rp 2,3 juta per orang per malam.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved