Bulan Suci Ramadan

Industri Kue Kering Rumahan Juga Terdampak Wabah Virus Corona

Industri kue kering Lebaran juga terdampak wabah virus corona, berupa turunnya jumlah pesanan.

Industri Kue Kering Rumahan Juga Terdampak Wabah Virus Corona
Warta Kota/Janlika Putri
Aneka kue kering untuk suguhan Lebaran buatan Ibu Anna. 

Sudah empat kali Ramadan Anna berjualan aneka kue kering, dan dia kebanjiran pesanan.
Namun, katanya, tahun ini dia merasa tahun ini akan berbeda dari sebelum-sebelumnya.

Dia menyebutnya sebagai tahun terpayah, karena dia masih bisa santai pada Ramadan hari ketujuh.

Padahal biasanya dia sudah sibuk memproduksi kue setiap hari.

"Tahun lalu bisa produksi sampai 100 toples lebih dalam sebulan. Setiap hari buat, sampai sibuk sekali setiap harinya. Sebelum puasa biasanya sudah ada pesanan. Tahun ini Corona sangat mempengaruhi ya. Ini saja baru 11 toples saja yang dipesan di pertengahan puasa dengan menawarkankan sana sini," ujar Anna mengungkapkan.

Harga bahan untuk membuat kue saat ini juga dikeluhkan Anna, karena naik.

Hal ini berimbas ke biaya produksi yang menjadi lebih tinggi. Maka dari itu tahun ini Anna menaikkan harga kuenya.

Bila sebelumnya dia sibuk produksi setiap hari untuk stok dagangannya, kini dia baru membuat ketika ada pesanan. Hal ini untuk mensiasati kerugian biaya produksi.

Kendati demikian, Anna tetep bersyukur dan berjualan dengan senang hati.

"Saya berpendapat ini adalah sebuah ujian. Tidak semua bisnis itu selalu di atas, pasti ada kalanya di bawah. Saya juga bersyukur masih ada yang pesan kue. Saya menjalankan ini pun awalnya karena mengisi waktu luang, ada yang usahanya lebih menurun dari saya di luar sana karena wabah ini. Maka dari itu saya selalu bersyukur dan tetap bersemangat," ujar Anna.

Ibu Anna bau saja mengeluarkan satu loyang kastengels dari oven.
Ibu Anna bau saja mengeluarkan satu loyang kastengels dari oven. (Warta Kota/Janlika Putri)

Untuk promosi produknya, Anna mengandalkan metode dari mulut ke mulut. Usahanya juga belum memiliki akun resmi di media sosial.

Namun tahun ini dia dan putrinya mempromosikan kue mereka lewat grup chat.

Anna juga mengatakan, bila ingin memesan untuk mereka yang tinggal di wilayah Bogor bisa langsung menghubunginya di nomor 0895330335387.

Lalu untuk wilayah Jakarta bisa menghubungi Desti, putrinya yang tinggal di Jakarta, di nomor 081290983148.

Ikuti kami di
Penulis: Janlika Putri
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved