Larangan mudik

PT KAI Percepat Proses Pembatan Tiket Lewat KAI Access, Masyarakat Lebih Cepat Dapat Uangnya Kembali

Calon penumpang KA diimbau membatalkan tiket kereta api lewat KAI Access, karena sekarang lebih cepat prosesnya, lebih cepat menerima uangnya kembali.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Instagram/kai121
Imbauan membatalkan tiket kereta api lewat KAI Access. 

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyarankan calon penumpang menggunakan aplikasi KAI Access, jika ingin membatalkan tiketnya.

Pasalnya, cara tersebut tidak merepotkan, dan prosesnya sekarang lebih cepat.

Sebagaimana dilansir siaran pers PT KAI, perusahaan operator kereta api itu mempercepat proses pengembalian uang pembatalan tiket via KAI Access.

Kini calon penumpang sudah bisa memperoleh kembali uangnya dalam 3 hari, setelah mengajukan permohonan.

Sebelumnya, proses itu memakan waktu lebih lama, sampai selambat-lambatnya 45 hari.

“Ketentuan tersebut berlaku untuk pembatalan mulai 30 April sampai 4 Juni 2020, untuk keberangkatan KA masa Angkutan Lebaran 2020, yaitu mulai 14 Mei sampai 4 Juni 2020,” ujar VP Public Relations PT KAI, Joni Martinus.

Joni menambahkan, layanan tersebut dibuat agar penumpang beralih ke pembatalan secara daring (online).

Pasalnya metode tersebut sesuai dengan instruksi pembatasan sosial, sebab penumpang bisa melakukannya dari rumah tanpa perlu pergi ke stasiun.

Untuk menggunakan metode daring ini, tentu saja calon penumpang diharuskan mengunduh (download) atau memutakhirkan (update) aplikasi KAI Access versi terbaru .

Pada saat registrasi, penumpang harus mendaftarkan nama dan nomor identitas yang sesuai dengan data pada tiket.

Pada menu pembatalan, masukkan nomor rekening bank yang memiliki nama yang sama dengan nama penumpang pada tiket.

Untuk informasi lebih lanjut, penumpang dapat menghubungi Contact Center KAI 121 melalui telepon di 021-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI 121.

51 persen

Pembatalan tiket KA secara daring ini rupanya sudah banyak digunakan oleh calon penumpang KA. Terbukti dari persentasenya.

“Total tiket yang sudah dibatalkan mulai 23 Maret hingga 29 April 2020 sebanyak 877.618 tiket, di mana 51 persen dibatalkan melalui aplikasi KAI Access. Sisanya dibatalkan secara offline di stasiun,” kata Joni.

Khusus untuk keberangkatan 14 Mei sampai 4 Juni 2020, atau H-10 sampai H+10 masa Angkutan Lebaran 2020, sudah 554.672 tiket yang dibatalkan oleh calon penumpang.

Masih tersisa 352.884 tiket lagi yang belum dibatalkan, atau 39 persen dari total tiket Masa Angkutan Lebaran 2020 yang telah terjual.

Joni berharap, dengan percepatan pengembalian uang pembatalan tiket ini, dapat mempermudah masyarakat.

PT KAI memahami bahwa masyarakat membutuhkan dananya kembali secara cepat.

“Semoga kebijakan ini bermanfaat bagi masyarakat yang telah menunda perjalanan mudiknya, dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid-19 pada masa Mudik Angkutan Lebaran 2020,” tandas Joni .(*)

Ini Dokumen yang Harus Dibawa Wakil Penumpang Saat Mengurus Pengembalian Uang Pembelian Tiket KA

Nasi Kebuli Porsi Jumbo dari Hotel Novotel Tangerang ini Bisa Diantar ke Rumah

Tren Pariwisata Akan Berubah Setelah Pandemi Covid-19 Berakhir

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved