Etihad Airways Berharap Kembali Layani Penerbangan Komersial Pada 16 Mei 2020

Etihad berharap bisa segera menerbangkan penumpang komersial pada 16 Mei 2020. Sementara Emirates masih melihat sotuasi.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Instagram/etihadairways
Salah satu pesawat maskapai Etihad Airways 

Maskapai penerbangan Etihad Airways mengumumkan bahwa mereka akan membuka kembali penerbangan komersial pada 16 Mei 2020, paling cepat.

Sebenarnya,sebagaimana dilansir Gulf News, maskapai yang berbasis di Abu Dhabi itu berencana membuka penerbangan komersial pada 1 Mei besok, sesuai dengan berakhirnya larangan bepergian yang diterapkan Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA).

Hanya saja, rencana tersebut harus ditunda karena perkembangan situasi.

Etihad sudah berminggu-minggu menghentikan layanan komersial, karena banyak negara melakukan penutupan perbatasan, termasuk bandar udara, demi menghentikan penyebaran virus corona.

Pemerintah UEA juga memberlakukan penutupan perbatasan dengan alasan yang sama.

Setelah hampir sebulan tak mengudara, mulai 5 April lalu Etihad hanya melakukan penerbangan repatriasi, untuk membawa waga UEA di luar negeri pulang, dan ekspatriat di UEA kembali ke negaranya.

"Beberapa penerbangan untuk tanggal 16 Mei sudah bisa dipesan. Namun, karena saat ini larang bepergian masih diterapkan, jadwal penerbangan bisa berubah. Etihad akan mengkomunikasikan semua perubahan yang terjadi," bunyi siaran pers dari Etihad.

Emirates

Sementara itu, pesaing Etihad di Dubai, Emirates, belum mengumumkan rencana mereka membuka kembali penerbangan komersial.

Pesawat A-380 milik Emirates.
Pesawat A-380 milik Emirates. (Instagram/emirates)

Padahal sudah marak rumor di sosial media yang berbunyi, maskapai yang berbasis di Dubai ini akan terus menangguhkan penerbangan sampai bulan Juli paling cepat.

Hanya saja, jurubicara Emirates tak menanggapi rumor tersebut.

Sama seperti Etihad, saat ini Emirates hanya menjalankan penerbangan repatriasi.

Meski begitu, mereka sudah membuka pemesanan untuk sejumlah penerbangan di bulan Juli.

"Situasinya tetap dinamis, dan penerbangan-penerbangan tersebut bisa saja berubah," kata pihak Emirates yang dikutip Gulf News.

Menurut Emirates, mereka terus memantau situasi, sambil berharap bisa segera mengoperasikan penerbangan komersial begitu kondisi memungkinkan.

"Termasuk memperoleh izin dari Pemerintah, aturan larangan bepergian menjadi lebih lunak, dan tumbuhnya tingkat permintaan," bunyi siara pers Emirates pada awal pekan ini.

Etihad Airways Umumkan Tambahan Rute Penerbangan Repatriasi

Emirates Hentikan Sementara Penerbangan Komersial Mulai 25 Maret 2020

Apakah Pembatasan Sosial Akan Membunuh Penerbangan Murah?

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved