Industri Kuliner Diajak Bangkit Lewat FSI 2020

Industri kuliner diajak bangkit, dengan mengikuti Food Startup Indonesia (FSI) 2020, yang diselenggarakan Kemenparekraf/Baparekraf.

Industri Kuliner Diajak Bangkit Lewat FSI 2020
kemenparekraf.go.id
Selai terong belanda dan selai markisa produksi Noerlen. 

WARTA KOTA TRAVEL, PALMERAH - Pandemi Covid-19 telak memukul industri pariwisata Indonesia, tak terkecuali di bidang kuliner.

Sudah banyak restoran terpaksa tutup karena tak ada pengunjung yang datang, karena instruksi pembatasan sosial.

Ruang makan restoran Bakoel Karasa di Puncak, Cianjur, Jawa Barat.
Ruang makan restoran Bakoel Karasa di Puncak, Cianjur, Jawa Barat. (Warta Kota)

Namun setelah sebulan lebih berlalu, mungkin sudah waktunya memikirkan cara menyintas dari situasi ini.

Apalagi ada ajakan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif /Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf), agar pelaku usaha kuliner Tanah Air mengikuti ajang Food Startup Indonesia (FSI).

Ajakan ini bukan sekadar kontestasi, melainkan sebagai salah satu cara untuk tetap produktif di tengah pandemi COVID-19.

Memaksimalkan potensi

Sebagaimana dilansir siaran pers Kemenparekraf/Baparekraf, FSI digelar setiap tahun sejak 2016 untuk membuka kesempatan bagi pelaku usaha subsektor kuliner dalam mencari, memaksimalkan potensi, membentuk ekosistem, hingga membuka akses fasilitas, dukungan pemerintah, serta akses pada sumber pembiayaan.

“Di tengah merebaknya wabah virus corona saat ini, Kemenparekraf/Baparekraf mengajak para pengusaha subsektor kuliner Indonesia untuk tetap produktif, dengan ikut berpartisipasi dalam kegiatan FSI 2020,” ujar Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf, Fadjar Hutomo dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (19/4/2020).

Pendaftaran FSI 2020 Call-out akan dimulai pada 20 April 2020, melalui pengisian fact sheets pada website www.foodstartupindonesia.com. Pendaftaran ditutup pada 31 Mei 2020.

Selanjutnya akan dilakukan kurasi terhadap 1.000 pelaku ekonomi kreatif, berdasarkan data dan kelengkapan factsheet yang dibutuhkan untuk mendapatkan fasilitas Open Access Tools berupa; Ultra Online Advance Module dan AIO POS & Accounting Appforum pelaku usaha kuliner.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved