Destinasi Wisata Menjadi Virtual Background Favorit Pengguna Zoom

Foto destinasi wisata menjadi favorit pengguna aplikasi Zoom, sebagai latar belakang video saat melakukan rapat secara daring.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
zoom.us
Zoom, aplikasi konferensi video (video conference) yang naik daun di saat masyarakat harus diam di rumah selama pandemi Civid-19. 

Sudah lima pekan masyarakat Jakarta bekerja dari rumah gara-gara pandemi Covid-19.

Bahkan mulai minggu ini diam di rumah bukan lagi imbauan melainkan instruksi, dengan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

Aparat keamanan berjaga di beberapa titik perbatasan kota, memeriksa kendaraan-kendaraan yang akan masuk Jakarta

Jika seseorang kedapatan bepergian tanpa mengenakan alat pelindung diri, seperti masker dan sarung tangan, dia akan disuruh balik kanan.

Bosan? Sudah pasti. Apalagi mereka yang selama ini masuk kategori kaki gatal, alias tukang jalan-jalan. Besar kemungkinan mereka sudah dalam tahap gelisah dan gundah-gulana.

Virtual background 

Kebosanan ini ternyata tercermin dalam penggunaan fasilitas latar belakang virtual (virtual background) di aplikasi Zoom.

Untuk diketahui, Zoom adalah aplikasi konferensi video (video conference) yang sedang naik daun di masa orang harus bekerja dari rumah ini, karena memungkinkan rapat dilakukan secara daring tanpa harus bertemu secara fisik.

Sejak tahun 2018 aplikasi ini memberikan fasilitas latar belakang, sehingga sesama pengguna tak bisa mengintip suasana dalam rumah rekan bicaranya.

Fasilitas itulah yang membuat banyak orang kebih suka menggunakan Zoom, dibandingkan aplikasi video conference lainnya.

Sebagaimana diwartakan laman Travel Daily News, sebuah marketplace bernama OnBuy.com melakukan survei soal penggunaan latar belakang ini.

Menariknya, ide survei itu muncul karena orang-orang di OnBuy melihat semakin banyak pengguna Zoom yang menggunakan latar belakang foto destinasi wisata pada dua pekan terakhir ini.

Favorit

Mereka berhasil memperoleh 1.422 responden dari seluruh Eropa, dan ternyata Times Square di New York, Amerika Serikat adalah latar belakang yang paling populer.

Kawasan di perempatan 7th Avenue dan W 45th Street itu dipilih sekitar 654 responden, atau sebanyak 46 persen.

Peringkat dua ditempati Menara Eiffel di Paris, yang memperoleh 41 persen responden.

Halaman depan wisata virtual Menara Eiffel di Google Street View.
Halaman depan wisata virtual Menara Eiffel di Google Street View. (Google Street View)

Fakta lain yang cukup menarik dari survei ini, lima situs dari Tujuh Keajaiban Dunia ternyata juga populer di kalangan pengguna Zoom.

Tempat-tempat itu adalah Colosseum di Roma, Italia yang meperoleh 37 persen suara. Kemudian The Great Pyramid of Giza di Mesir mendapat 35 persen suara, disusul Taj Mahal di kota Agra, India yang memperoleh 29 persen suara.

Tembok Besar Cina memperoleh 23 persen suara, diikuti Christ the Redeemer di Rio de Janeiro, Brasil dengan 18 persen suara,

Dalam survei tersebut, 57 persen responden menyatakan memilih Zoom karena fasilitas latar belakang tersebut.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved