Dampak wabah Covid 19

Tinggal 38 Loket PO Bus yang Masih Buka di Terminal Pulogebang

Tinggal 38 loket perusahaan otobus yang masih melayani penumpang di Terminal Terpadu Pulogebang.

Tinggal 38 Loket PO Bus yang Masih Buka di Terminal Pulogebang
Warta Kota/Rangga Baskoro
Terminal Terpadu Pulogebang pada Kamis (9/4/2020). Tampak hanya ada beberapa calon penumpang. 

Sudah tak banyak Perusahaan Otobus (PO) yang beroperasi di Terminal Terpadu Pulogebang, menjelang diberlakuannya Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB).

Demikian diungkapkan Kasatpel Operasional dan Kemitraan UP Terminal Pulogebang, Afif Muhroji, pada Kamis (8/4/2020).

Kasatpel Operasional dan Kemitraan UP Terminal Terpadu Pulogebang, Afif Muhroji, saat ditemui pada Kamis (9/4/2020).
Kasatpel Operasional dan Kemitraan UP Terminal Terpadu Pulogebang, Afif Muhroji, saat ditemui pada Kamis (9/4/2020). (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Katanya, sudah banyak loket PO Bus yang tutup, sehingga dari total 96 loket PO Bus di sana, kini hanya tersisa 38 loket yang masih melayani penunpang.

"Sekarang hanya 38 loket saja yang masih buka, sisanya sudah tutup sementara waktu," kata Afif.

Berkurangnya loket yang buka seiring dengan penurunan jumlah penumpang di terminal bus utama di DKI Jkaarta tersebut.

Di hari normal, jumlah penumpang bisa mencapai 2.000-3.000 orang per hari, tapi kini hanya berkisar 500-600 penumpang saja.

"Penumpang kami menurun sangat drastis, sekitar 80 persen," lanjut Afif.

Maka banyak perwakilan PO Bus sepakat untuk berhenti untuk sementara waktu, guna menghindari kerugian lebih besar.

Tak lupa Afif mengingatkan bahwa mulai Jumat (10/4), mulai berlakun sanksi terhadap penumpang yang tidak mengenakan masker.

"Mereka yang tidak pakai masker saat PSBB diberlakukan esok hari, tidak kami perkenankan untuk berangkat menaiki bus," kata Afif. (Rangga Baskoro)

Jam Operasi Terminal Bus Pulogebang Hanya Sampai Pukul 18.00

Cek Informasi Penerbangan Selama Covid-19 di Situs PT Angkasa Pura II

Jangan Lupa Kenakan Masker Saat Akan Gunakan KA Bandara

Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved