Dampak wabah Covid 19

White Horse Kerahkan Bus Untuk Antar-Jemput Petugas Medis

White Horse Group mengerahkan armada busnya, untuk mengantar dan menjemput petugas medis yang bertugas di rumah sakit khusus penanganan Covid-19.

White Horse Kerahkan Bus Untuk Antar-Jemput Petugas Medis
Istimewa/White Horse
Awak bus White Horse yang akan bertugas antar-jemput petugas medis. 

Sejak Covid-19 mewabah, tak ada lagi orang yang bepergian untuk wisata.

Pasalnya ada instruksi agar masyarakat diam di rumah untuk mencegah penyebaran virus corona lebih luas lagi.

Panorama Group yang bergerak di industri pariwisata juga terimbas wabah ini. Namun mereka tak mau diam saja.

Maka, mulai bulan April ini, Panorama menyiapkan armada bus milik unit usaha transportasi mereka, yaitu White Horse Group, untuk membantu Pemerintah dalam upaya melawan pandemi Covid-19 ini.

Bus-bus itu dikerahkan untuk antar-jemput tim medis dari hotel ke rumah sakit tempat mereka bertugas. Layanan ini diberikan secara gratis.

“Kami berharap semoga bantuan ini dapat menunjang tenaga medis dalam menjalankan tugas.
Kami juga selalu memastikan kesehatan dan keselamatan kru kami,” ucap Tiodora Bonardy, selaku
Direktur Sales and Marketing White Horse Group dalam rilis yang diterima Warta Kota Travel, Senin (6/4/20)

Protokol kesehatan

Ada enam bus yang diturunkan oleh White Horse Group, serta 20 awak bus yang bertugas.

Mereka terdiri dari pengemudi dan asisten pengemudi, yang telah mendapat pelatihan soal prosedur dan protokol kesehatan sesuai dengan standar WHO dan Kementerian Kesehatan.

Awak bus White Horse mendapat pelatihan tentang protokol kesehatan, sebelum dikerahkan mengantar dan menjemput petugas medis yang bertugas di rumah sakit khusus penanganan penanganan Covid-19.
Awak bus White Horse mendapat pelatihan tentang protokol kesehatan, sebelum dikerahkan mengantar dan menjemput petugas medis yang bertugas di rumah sakit khusus penanganan penanganan Covid-19. (Istimewa/White Horse)

Dalam hal ini, White Horse bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sebelum bertugas, para awak bus dibekali masker bedah, sarung tangan, alat pengukur suhu non kontak, hand-sanitizer, sprayer disinfektan, kain lap, gunting, dan kantong plastik sampah.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Janlika Putri
Editor: AC Pinkan Ulaan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved