Wisata virtual

Memanjakan Mata dan Menambah Ilmu Dalam Wisata Virtual ke Great Barrier Reef

Berwisata secara virtual ke Great Barrier Reef, dengan dipandu Sir David Attenborough. Bukan hanya mata yang dimanja, pengetahuan juga bertambah.

Memanjakan Mata dan Menambah Ilmu Dalam Wisata Virtual ke Great Barrier Reef
attenboroughsreef.com
Ada lebih dari 600 spesies terumbu karang di Great Barrier Reef. 

Sementara polusi udara dari karbondioksida juga membuat air laut beracun, sehingga terumbu karang kesulitan menghasilkan zat kapur untuk membuatnya tumbuh.

Terumbu karang yang mengalami proses pemutihan (bleaching), karena rusak terkena polusi.
Terumbu karang yang mengalami proses pemutihan (bleaching), karena rusak terkena polusi. (attenboroughsreef.com)

Maka masuklah kita ke babak ketiga dalam jalan-jalan virtual ini, yakni David Attenborough meminta kepada para peserta turnya agar menjaga keberlangsungan terumbu karang di seluruh dunia.

Pesan ini sangat pas bagi kita masyarakat Indonesia, sebab negara kita juga kaya dengan terumbu karang. Sayaknya, aktivitas manusia membuat terumbu karang di sini banyak yang rusak.

Dalam tur ini Attenborough juga menjelaskan manfaat terumbu karang bagi kehidupan manusia. Yang pertama tentu saja terumbu karang akan mengundang ikan untuk datang. Alhasil nelayan tak perlu jauh-jauh melaut untuk membawa hasil tangkapan yang banyak.

Terumbu karang juga berfungsi menahan abrasi, sehingga daratan tak muda tergerus ombak laut.

Di babak keempat dan kelima, kita ditawarkan untuk ikut terlibat dalam menjaga ekosistem terumbu karang di mana pun kita berada.

Masyarakat diajak terlibat menjaga kelestarian terumbu karang, karena makhluk ini sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia.
Masyarakat diajak terlibat menjaga kelestarian terumbu karang, karena makhluk ini sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. (attenboroughsreef.com)

Cara-caranya juga dijabarkan di situs ini, sehingga kita bisa memilih yang paling mungkin kita lakukan.

Jalan-jalan ke Great Barrier Reef ini mungkin akan memakan waktu berjam-jam, karena di situs ini Attenborough benar-benar mengulik banyak sudut kawasan ini.

Padahal, ekosistem ini menyebar dalam wilayah sepanjang 2.300 kilometer, di pantai timur Australia.

Namun, hal ini bukan masalah besar pada saat ini, karena kita punya banyak waktu di rumah. Maklum, sedang dalam moda "diam di rumah".

16 Perjalanan KA Jarak Jauh Dibatalkan Sampai Akhir April. Ini Daftarnya

6 Museum di Indonesia Ini Bisa Dikunjungi Secara Virtual Lho

Bosan Saat Mengisolasi Diri Sendiri? Yuk Jalan-jalan ke Museum Secara Virtual

Ikuti kami di
Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved