Dampak wabah Covid 19

Gara-gara Pandemi Covid-19, Ussy Sulistyawaty Harus Tutup Restoran

Ussy Sulistyawaty harus menutup dulu restorannya, akibat pandemi Covid-19. Sudah jelas dia mengalami kerugian.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Tribunnews/Herudin
Pasangan selebriti Ussy Sulistiawaty dan Andhika Pratama saat pembukaan restoran terbarunya, Bakoel Ussy, di Jakarta, Rabu (26/9/2018). Restoran ini berkonsep warteg kekinian. 

Ussy Sulistyawaty merasakan sendiri dampak Pandemi Covid-19, yang sudah memasuki bulan keempat ini.

Bukan keluarga atau sanak-kerabatnya mengalami sakit akibat virus corona itu, melainkan restorannya terpaksa harus tutup sementara karena jumlah pengunjung menurun drastis.

Tentu saja istri dari Andhika Pratama ini mengalami kerugian yang tak sedikit.

Untuk informasi, saat Ussy memiliki dua restoran di Jakarta, yakni Lurik Coffee & Kitchen di Lippo Mall Kemang Vilage, dan Bakoel Ussy yang berlokasi di Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur.

Sejak pasien pertama

Menariknya, Ussy langsung menutup restorannya itu jauh sebelum instruksi social distancing dari Pemerintah.

"Kalau restoran, dari awal pengumuman (pasien corona) sudah aku tutup," kata Ussy Sulistiawaty kepada awak media, Kamis (2/4/2020).

"Semenjak mall sepi, malnya ditutup juga itu se- Indonesia, jadi dirumahkan semua," lanjutnya.

Sejak Pemerintah mengumumkan pasien nomor 1 dan 2 di Depok, Ussy langsung menutup restorannya, lantaran dia tak berani mengambil risiko di tengah situasi pandemi.

"Pokoknya semenjak ada pengumuman, jadi awalnya pas ada yang dari Depok pertama kali itu langsung mal sepi semua," ujar ibu empat anak ini.

Ussy mengaku cukup khawatir dengan keselamatan dirinya, keluarga, serta karyawannya. Oleh karena itu dia memutuskan menutup restorannya, jauh sebelum Pemerintah menginstruksikan pembatasan sosial.

Bertahan

Imbas dari keputusannya itu tentu saja Ussy mengalami kerugian, seperti pengakuannya.

"Yang pastinya banyaklah, apalagi aku ada 3 kan restoran. Kalau mau dibilang kerugian udah pasti rugi banyak, rugi besar," kata Ussy lagi.

"Cuman balik lagi, kita mau koar-koar bilang kita rugi? apa yang mau kita dapat kalau koar-koar doang? Sekarang bagaimana kita pertahankan bisnis ini saja," tuturnya.

Ussy berusaha pasrah dengan apa yang terjadi saat ini, dan berharap ketika pandemi selesai dia bisa membangun bisnisnya lagi.

"Kalau dibilang, kita kembali ke titik nol. Pengusaha-pengusaha ini, mau kecil, besar, mungkin yang uangnya sudah sebanyak apa tahu kali, ya sama pasti. Ya aku akan berusaha, saya yakin suatu hari nanti ini beres, berusaha lagi dari bawah," kata Ussy.

Meski restoran tidak beroperasi, dan para pekerjanya diperintahkan tinggal di rumah, Ussy tetap mempertahankan mereka.

Dia juga tetap membayar gaji para pegawainya, meski mereka tidak bekerja. (Bayu Indra Permana)

Memanjakan Mata dan Menambah Ilmu Dalam Wisata Virtual ke Great Barrier Reef

16 Perjalanan KA Jarak Jauh Dibatalkan Sampai Akhir April. Ini Daftarnya

Indonesia Tutup Perbatasan, WNA Tak Boleh Masuk dan Transit

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved