Dampak Covid 19

Gara-gara ke Batam, Paspor Pria Singapura Ini Dicabut dan Dirinya Terancam Denda Rp 114 Juta

Singapura memberi sanksi yang cukup berat bagi warganya yang tak mematuhi kewajiban karantina mandiri, sepulangnya dari luar negeri.

Gara-gara ke Batam, Paspor Pria Singapura Ini Dicabut  dan Dirinya Terancam Denda Rp 114 Juta
Google Map
Singapura hanya sejauh 1 jam perjalanan dengan kapal feri dari Batam, Indonesia. 

Tak bertanggung jawab

Pria itu tiba kembali di Singapura pada Selasa (24/3) lewat Singapore Cruise Center. Namun kehadirannya tetap terdeteksi oleh IVA, sehingga dia langsung diberi surat peringatan ke-2.

Dalam pernyataannya, ICA menyebut Goh sebagai warga yang tidak bertanggung jawab karena mengabaikan peringatan pertama, kemudian kembali lagi ke Singapura.

"Karena dia melanggar dengan sengaja mala ICA membatalkan paspornya, dan melimpahkan kasus ini ke Kementerian Kesehatan untuk penyelidikan," demikian pernyataan dari pihak ICA soal kasus ini.

Dijelaskan oleh Strait Times, pembatalan paspor itu tak menyebabkan status warga negara Foh dicabut. Dia tetap warga negara Singapura.

Goh adalah warga negara Singapura pertama yang mendapat sanksi ini. Namun sebulan lalu Pemerintah Singapura mencabut status residen bagi seseorang berusia 45 tahun, karena melanggar instruksi tinggal di rumah.

Tak disebutkan kewarganegaraan orang tersebut, namun yang pasti dia tak boleh masuk ke negara jiran itu lagi.

Sejak tanggal 16 Maret pukul 23.59, Singapura memberlakukan aturan diam di rumah bagi seluruh orang di negara tersebut. Aturan ini juga berlaku bagi warga negara anggota Asean yang tinggal di sana.

Kemudian pada tanggal 20 Maret, Singapura memberlakukan persyaratan suran sehat dan bebas Covid-19 bagi setiap orang yang akan masuk.

Gara-gara jajan

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved