Dampak Covid 19

Gara-gara ke Batam, Paspor Pria Singapura Ini Dicabut dan Dirinya Terancam Denda Rp 114 Juta

Singapura memberi sanksi yang cukup berat bagi warganya yang tak mematuhi kewajiban karantina mandiri, sepulangnya dari luar negeri.

Gara-gara ke Batam, Paspor Pria Singapura Ini Dicabut  dan Dirinya Terancam Denda Rp 114 Juta
Google Map
Singapura hanya sejauh 1 jam perjalanan dengan kapal feri dari Batam, Indonesia. 

Sudah diperingatkan tidak boleh ke luar negeri, seorang warga negara Singapura malah membandel.

Akibatnya pihak keimigrasian Singapura (Immigration and Checkpoints Authority/ICA) mencabut paspor pria itu, baru pria itu tak bisa bepergian.

Sebagaimana dilansir laman Strait Times, pria bernama Goh Illya Victor adalah orang pertama di Singapura, yang dicabut paspornya di masa instruksi tinggal di rumah.

Pria berusia 53 tahun itu dua kali pergi ke Indonesia, tepatnya ke Pulau Batam, meski sudah diperintahkan tinggal di rumah.

Menurut Strait Times, Goh mengunjungi Batam pada tanggal 3 Maret, dan dua pekan kemudian, tepatnya pada 19 Maret lalu, di pulang ke Singapura.

Ketika mendarat di terminal feri Tanah Merah, Goh mendapat surat peringatan dari ICA dan harus melakukan karatina mandiri selama 14 hari.

Hanya saja, pria itu bukannya mengindahkan peringatan tersebut, dia malah kembali ke Batam pada hari itu juga.

Padahal dalam surat peringatan itu tercantum, Goh akan mendapat sanksi jika melanggar instruksi 14 hari diam di rumah.

Bentuk sanksinya adalah denda sampai 10.000 dolar Singapura, atau dengan nilai tukar hari ini mencapai Rp 114,942 juta.

Jika tak bisa membayar denda, maka sebagai gantinya berlaku hukuman penjara maksimal 6 bulan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved