Bahagia di Rumah Dengan Penampilan Langsung Para Seniman di Budaya Saya

Isi masa sekolah dari rumah dan kerja dari rumah dengan menikmati pertunjukan para seniman Indonesia secara langsung di Budaya Saya.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Twitter/Ditjen Kebudayaan
Direktorat Jenderal Kebudayaan memiliki akun media sosial dengan nama Budaya Saya. 

Imbauan untuk beraktivitas dari rumah diperpanjang, mengingat situasi wabah Covid-19 belum mereda.

Mau tidak mau masyarakat harus mencari kegiatan atau tontonan baru, untuk bisa mengalihkan rasa bosan.

Beruntung, pada pekan ini dimulai program daring Bahagia di Rumah dari Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Sebagaimana dilansir laman kemdikbud.go.id, program ini adalah respons para seniman dalam menanggapi seruan Presiden Jokowi Widodo, agar warga tetap tinggal di rumah untuk memutus rantai penyebaran virus corona.

Imbauan untuk belajar, bekerja, dan beribadah di rumah, disambut oleh para pekerja seni dan pelaku budaya, dengan menghadirkan sejumlah kegiatan budaya secara daring (online).

Program ini menghadirkan sejumlah karya yang disiarkan langsung (live) maupun rekaman. Masyarakat dapat menyaksikannya lewan akun YouTube Budaya Saya milik Kemdikbud.

Inovatif dan positif

“Dengan adanya program ini kita bisa membantu para pekerja seni dan pelaku budaya, untuk tetap produktif di tengah masa sulit ini. Para pemirsa pun bisa belajar banyak tentang kekayaan seni dan budaya kita,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim, dalam siaran pers yang dilansir laman Kemdikbud.

Mendikbud secara khusus mengapresiasi ide para pekerja seni dan pelaku budaya ini, yang disebutnya sebagai gerakan positif dan inovatif di masa sulit.

“Ini wujud nyata gotong royong memajukan kebudayaan. Kita tidak tinggal diam menghadapi pandemi Covid-19 ini, tapi justru secara aktif membantu sesama dengan karya kreatif, dengan cara yang juga inovatif. Luar biasa,” ujar Nadiem.

Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (Instagram/budayasaya)

Direktur Jenderal Kebudayaan (Dirjenbud) Hilmar Farid menambahkan bahwa para pekerja seni dan pelaku budaya akan bekerja dari rumah masing-masing, mulai Senin (30/03/2020).

Selain menghadirkan pertunjukan seni program ini juga akan mengembangkan kelas pelajaran daring tentang seni tari, seni visual, sampai produksi film.

“Kemendikbud akan membantu dari segi produksi dan menyiarkan hasilnya melalui akun Budaya Saya. Tapi selanjutnya kita ingin menggandeng lebih banyak komunitas kreatif, lembaga kebudayaan, dan juga siaran televisi, agar jangkauannya lebih luas,” ujar Hilmar.

“Ini juga bentuk dukungan khususnya terhadap pekerja seni agar bisa terus berkarya di masa yang sulit,” imbuhnya.

Konten pertama yang ditampilkan pada Senin pagi tadi, pukul 11.00 - 12.00 WIB adalah kelas pelajaran tentang seni koreografi tari Indonesia. Yang memberikan materi adalah Eko Supriyanto, koreografer Indonesia berskala Internasional.

Pada Senin malam ini, tepatnya pukul 19.00 WIB, akan hadir pertunjukan dari Riau Rhythm Chambers Indonesia (RRCI).

Grup musik ini sungguh unik, karena menghadirkan aliran musik Melayu dengan nada-nada musik Eropa.

Pada Selasa (31/3) pukul 09.00 adalah pertunjukkan yang ditujukan kepada anak-anak agar tidak bosan.

Judulnya saja sudah "Ayo Dongeng Indonesia", maka anak-anak akan mendengarkan dongeng-dongeng rakyat dari penjuru Nusantara.

Pada Selasa sore, pukul 16.00 sampai 18.00, Doddy Bagus N' Friends akan tampil menghibur masyarakat di rumah.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved