Dampak Covid 19

Virus Corona Membawa Kesetaraan Bagi Pemegang Paspor Indonesia

Virus corona ternyata juga membawa "keadilan" bagi para traveller dari negara berkembang seperti Indonesia.

Virus Corona Membawa Kesetaraan Bagi Pemegang Paspor Indonesia
Serambinews.com
Ilustrasi paspor 

Namun saat ini pemegang paspor Indonesia bisa tersenyum dikulum (karena kita tak mau menertawakan penderitaan orang lain), melihat perubahan situasi setelah wabah Covid-19 merebak ke seluruh dunia.

Pemegang paspor Jerman, Singapura, Uni Emirat Arab, dan banyak negara lainnya, yang selama ini masuk kategori paspor terkuat di dunia, kini harus mengajukan permohonan visa dulu sebelum pergi ke suatu negara.

Bahkan mereka harus datang langsung ke perwakilan diplomatik negara tersebut, bukannya mengajukan lewat skema visa elektronik.

Perubahan percaturan paspor ini terjadi, sebagaimana dilansir Schengen Visa Info, sejak World Health Organization (WHO) menyatakan benua Eropa sudah menjadi episenter wabah Covid-19.

Italia, Spanyol, Jerman, dan Prancis menjadi empat negara teratas di tabel kasus Covid-19 terbanyak di Eropa.

Jumlah kematian sampai 27 Maret 2020 berjumlah 15.798 di seluruh Eropa, menurut laporan European Centre for Disease Prevention and Control.

Maka tak mengherankan jika banyak negara menutup perbatasan mereka bagi pelancong asal Eropa.

Dan persyaratan paling penting yang diminta pihak konsuler negara tujuan adalah surat keterangan sehat dan bebas Covid-19.

Indonesia termasuk negara yang memasukkan syarat surat bebas Covid-19 itu bagi orang yang akan masuk wilayahnya.

Menariknya, penulis artikel di Schengen Visa Info ini menyatakan bahwa saat ini adalah masa yang tepat, bagi pemegang paspor negara Uni Eropa, untuk merasakan "penderitaan" pelancong asal banyak negara, yang selama ini selalu mengalami arogansi negara-negara Uni Eropa saat mengurus visa Schengen.

Ya, sebaiknya negara-negara tersebut, yang selama ini "kejam" kepada pemegang paspor Indonesia, mulai merenungkan perbuatan mereka itu. Tentu saja kita mengatakan itu sambil tersenyum dikulum.

Ikuti kami di
Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved