Jajan di Jakarta

Bernostalgia dengan Rasa Tempo Dulu Lewat Es Goyang Kenangan

Bukan hanya desain gerobak yang kekinian, Azhar juga bereksperimen dengan rasa kekinian.

Bernostalgia dengan Rasa Tempo Dulu Lewat Es Goyang Kenangan
Warta Kota/Janlika Putri
Es goyang yang sudah diberi cokelat leleh akan ditaburi kacang tumbuk. 

Bagi masyarakat yang lahir di tahun 1950-an sampai 1970-an, es goyang adalah salah satu kenangan indah.

Di masa mereka kecil memang belum banyak es krim-es krim impor dari susu yang lezat seperti sekarang.

Es goyang yang sudah jadi disimpan di laci pendingin yang ada di gerobak.
Es goyang yang sudah jadi disimpan di laci pendingin yang ada di gerobak. (Warta Kota/Janlika Putri)

Maka es goyang yang sederhana dan dibuat secara manual itu rasanya sangat enak. Apalagi jika dinikmati saat siang yang panas.

Ditambah, abang-abang penjualnya selalu mangkal di luar gerbang sekolah, atau di pengkolan dekat pasar, sehingga es goyang adalah jajanan setiap hari.

Blok M

Sekarang es goyang sudah jarang ditemukan di Jakarta. Penyebabnya apalagi kalau bukan kalah bersaing dengan es krim-es krim masa kini.

Ditambah lagi, lidah orang-orang generasi milenial tak kenal dengan rasa es goyang.

Namun, apa yang saya temukan saat sedang berada di sekitar pusat perbelanjaan Blok M Square? Sebuah gerobak es goyang.

Penjualnya, seorang pria paruh baya yang mengenakan setelan rapih, terlihat tengah melayani seorang pembeli.

Kemudian, setelah pembeli itu pergi, pria itu menggoyang gerobak dagangnya. Dia goyangkan ke atas dan ke bawah dengan irama yang konstan.

Sesekali dia mengecek keadaan es-es bertangkai di gerobak biru toska itu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Janlika Putri
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved