Dampak Covid 19

Rumah Kriya Asri Tunda Acara Selama Dua Pekan

Rumah cantik yang berlokasi di Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan itu kini harus menunda beberapa acara selama dua pekan, akibat wabah Covid 19.

Penulis: Janlika Putri
Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Janlika Putri
Rumah Kriya Asri yang diresmikan pada tahun 2009. 

Rumah Kriya Asri adalah salah satu lokasi favorit warga Jakarta untuk menggelar hajatan.

Baik itu acara pernikahan, peluncuran produk, atau sekadar kumpul-kumpul keluarga.

Hanya saja, rumah cantik yang berlokasi di Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan itu kini harus menunda beberapa acara selama dua pekan ini, akibat wabah Covid 19.

Rumah Kriya Asri yang terletak di jalan Ampera Raya, Jakarta selatan
Rumah Kriya Asri yang terletak di jalan Ampera Raya, Jakarta selatan (Warta Kota/Janlika Putri)

Tindakan itu adalah mengikuti imbauan Pemerintah untuk melakukan pembatasan sosial, yang artinya tidak menyelenggarakan acara yang mengumpulkan banyak orang dalam satu lokasi.

Maka dari itu, Rumah Kriya Asri memundurkan sejumlah acara resepsi pernikahan, guna meredam penyebaran virus corona, penyebab wabah Covid-19.

Demikian disampaikan Dede Ahmad Sobari, selaku Manager Marketing Rumah Kriya Asri.

"Selain acara pernikahan, selama dua minggu kami memang tidak akan menggelar acara apapun. Ini untuk mendukung kebijakan pemerintah dan juga kesehatan masyarakat Jakarta," kata pria yang akrab disapa Sobari itu.

Sobari juga menyampaikan, acara yang terakhir digelar di sana adalah perayaan ulang tahun Dekranas yang ke-30.

"Itu pun acaranya pada tanggal 5 Maret, sejak itu tidak ada acara lagi," tambah Sobari.

Meskipun saat itu imbauan pemerintah belum dikeluarkan, namun pihaknya telah melakukan pemeriksaan kesehatan para tamu.

Di pintu masuk dilakukan pemeriksaan suhu badan tamu, menggunakan termometer. Kemudian tangan pengunjung diberi cairan pembersih, agar steril dari segala virus dan kuman.

Selain itu, pihaknya menyiagakan tim kesehatan berjaga di sana selama acara.

Sehabis Lebaran

Menurut pengamatan Sobari, resepsi pernikahan biasanya memiliki puncak musim menjelang akhir tahun atau setelah Lebaran.

Namun untuk tahun ini ia tidak bisa memprediksi apakah pola tersebut akan terulang seperti sebelumnya.

"Mengingat wabah ini tidak tahu kapan akan berakhir, kami tak bisa memprediksi apakah sehabis peraturan pemerintah ini berakhir, setelah dua minggu, situasinya akan normal. Yang jelas kami akan selalu melayani para calon klien yang bertanya-tanya akan gedung ini, dan kami akan sarankan waktu yang tepat demi kesehatan mereka juga," ujar pria yang sudah bekerja di sana sejak tahun 2013 itu.

Sejauh ini, meskipun Ruma Kriya Asri tidak digunakan untuk acara apapun, para pegawai tetap masuk untuk melayani pertanyaan masyarakat.

Bahkan mereka membuat sesi konsultasi bagi klien, soal waktu yang tepat dan aman untuk menggelar acara.

"Ada dua acara yang ditunda untuk bulan ini, tapi bukan acara wedding. Direncanakan akan dialihkan ke bulan April. Namun masih tentatif," kata Sobari.

Rumah Kriya Asri tidak melangsungkan acara apapun selama dua pekan guna menghindari penyebaran virus corona.
Rumah Kriya Asri tidak melangsungkan acara apapun selama dua pekan guna menghindari penyebaran virus corona. (Warta Kota/Janlika Putri)

Bergantian
Selama situasi yang tidak menentu saat ini, pihak manajemen Rumah Kriya Asri melakukan pengaturan jam kerja karyawan.

"Masuk kerja seperti biasa. Kami total ada 10 orang karyawan di sini, dan kini kami bekerja bergantian. Dibagi lima orang saja untuk satu shift, nah saya ini kebagian shif siang sampai sore," tuturnya.

Dan selama tak ada aktivitas, gedung selalu dibersihkan dan juga disterilkan menggunakan cairan desinfektan.

Sobari sendiri berharap agar wabah ini cepat berakhir karena akan merugikan banyak sektor.

"Bila tidak cepat selesai lama-lama akan ada banyak sektor yang dirugikan. Acara-acara yang melibatkan banyak orang itu sangat penting sekali untuk sektor apapun, seperti ekonomi, travel, budaya, pendidikan, dan lainnya," tandas Sobari.

Tiga Acara Pada Pekan Ini Diundur Sampai Tahun 2021

Wisata Virtual Museum Nasional Juga Bisa Diakses Lewat Google Arts & Culture

6 Museum di Indonesia Ini Bisa Dikunjungi Secara Virtual Lho

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved