Wabah Virus Corona

Jangan ke India Dulu, Sedang Berlaku Penangguhan Visa Wisata

India menangguhkan visa turis mulai 13 Maret 2020 sampai 15 April 2020, sebagai langkah mencegah semakin banyaknya pasien Covid-19.

Jangan ke India Dulu, Sedang Berlaku Penangguhan Visa Wisata
Instagram/incredibleindia
Rumi Darwaza di kota Lucknow, India adalah sebuah bangunan gerbang yang didirikan pada tahun 1784, di masa pemerintahan Nawab Asaf-ud-Daula. Tujuan pendiriannya untuk memberikan pekerjaan bagi masyarkat pada masa itu, di saat wilayah itu dilanda wabah kelaparan. 

Anda punya rencana berlibur ke India dalam waktu dekat? Coba periksa kembali situasi negara tersebut sebelum berangkat.

Sebagaimana diwartakan Gulf News, India menangguhkan visa turis mulai 13 Maret 2020 sampai 15 April 2020, sebagai langkah mencegah semakin banyaknya pasien Covid-19.

Artinya, pelancong yang akan masuk India dalam kurun waktu itu akan ditolak sejak dari bandara keberangkatan.

Keputusan ini berlaku hanya bagi pemegang visa wisata, sehingga pemegang visa diplomatik tetap bisa masuk ke negara tersebut.

Namun, sebagaimana diumumkan Kementerian Kesehatan India di akun resminya di Twitter, mereka harus menjalani karantina selama 14 hari untuk memastikan tak mengidap Covid-19.

Terutama bagi mereka yang datang dari Tiongkok, Italia, Iran, Korea Selatan, Prancis, Spanyol & Jerman.

Mereka yang pernah berada di ketujuh negara tersebut setelah tanggal 15 Februari 2020, juga harus melakukan karantina.

Aturan ini berlaku bagi semua kebangsaan, termasuk warga negara India yang baru datang dari luar negeri dan warga India yang tinggal di negara asing.

Surat keterangan

Pendatang juga harus melengkapi diri dengan surat keterangan bebas Covid-19 dari otoritas kesehatan di negara asal, atau negara keberangkatan. Namun itu juga tidak menjamin orang tersebut bebas dari kewajiban karantina.

Kementerian Kesehatan India juga memberitahukan, pendatang wajib melaporkan alamat tempat tinggal dan nomor telepon seluler selama mereka berada di negara tersebut. Maksudnya tentu supaya pihak kemenkes mudah memantau dan memeriksa kesehatan orang tersebut.

Bukan hanya pintu masuk di bandar udara yang diawasi dengan ketat, Pemerintah India juga memperketat aturan masuk di perbatasan darat.

Saat ini, sebagaimana dilansir The Hindu, jumlah pasien Covid 19 di India sudah mencapai angka 75 orang pada 11 Maret 2020.

Pemerintah India sudah mengeluarkan keputusan untuk menutup sekolah, perguruan tinggi, dan bioskop sampai tanggal 31 Maret 2020.

Erick Thohir Optimistis Bandara Soetta Mampu Minimalisir Penyebaran Virus Corona

Pengunjung Taman Mini Hanya Turun 5 Persen Sejak Diumumkannya Penderita Covid-19 di Indonesia

Betlehem Bagaikan Kota Hantu Tanpa Pariwisata

Ikuti kami di
Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved