Wabah Virus Corona

Ziarah Kristiani ke Holy Land Tutup Sementara Akibat Wabah Virus Corona

Kegiatan ziarah umat Kristiani ke Holy Land Israel dan Palestina juga harus berhenti dulu akibat Covid-19.

Ziarah Kristiani ke Holy Land Tutup Sementara Akibat Wabah Virus Corona
Wikipedia/Neil Ward
Nativity Church atau Gereja Kelahiran Yesus Kristus di Betlehem, Palestina. 

Sepertinya bukan hanya ibadah umrah yang ditangguhkan untuk sementara, akibat wabah penyakit akibat virus corona (Covid-19).

Kegiatan ziarah umat Kristiani ke Holy Land Israel juga terancam harus berhenti dulu, gara-gara penyakit yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) itu.

Sebagaimana diwartakan Daily Mail, yang mengutip Associated Pers (AP), mulai Kamis (5/3) pukul 16.00 waktu setempat, Nativity Church di Bethlehem akan tutup setelah dilakukan penyemprotan cairan pembasmi kuman.

Jeres Qumsiyeh, juru bicara Kementerian Pariwisata Palestina, menyatakan gereja tersebut tutup untuk waktu yang belum ditentukan. 

Keputusan itu diambil oleh Pemerintah Palestina, untuk mencegah kedatangan peziarah dari luar negeri di tengah situasi wabah virus corona.

Tujuannya tentu saja mencegah bertambahnya kasus Covid-19 di wilayah Palestina dan Israel, yang per hari Kamis ini sudah berjumlah 16 orang.

Jelang Paskah

Keputusan ini memang cukup berat mengingat gereja itu dipercaya sebagai lokasi kelahiran Yesus Kristus, sehingga menjadi salah satu destinasi utama dalam perziarahan Holy Land umat Kristiani.

Apalagi, kunjungan ke Yerusalem dan Betlehem biasanya melonjak tinggi menjelang Hari Raya Paskah, yang tahun ini jatuh pada pekan kedua bulan April besok.

Bukan hanya Nativity Church yang akan ditutup sementara, sebab Pemerintah Palestina juga menyatakan menutup beberapa masjid untuk sementara, yang selama ini menjadi tujuan ziarah umat Islam dari luar negeri.

Hotel-hotel di Tepi Barat juga diminta tak lagi menerima tamu wisatawan asing, sampai dua pekan ke depan.

Empat kasus

Tindakan Pemerintah Palestina ini bukan tanpa alasan, sebab menurut harian Haaretz, ada empat turis asing di Betlehem yang kini dalam pegawasan karena dicurigai terjangkit Covid-19.

Belum lagi datang kabar dari Yunani, yang menyebutkan ada warga Yunani yang positif Covid-19 sepulangnya dari Israel dan Palestina.

Pemerintah Palestina juga melarang acara yang mengumpulkan 1.000 orang di satu lahan terbuka, atau 50 orang di tempat tertutup.

Tidak Benar Kerajaan Arab Saudi Larang Umrah Sepanjang Tahun 2020

Gara-gara Virus Corona, Jemaah Umroh Dilarang Masuk Arab Saudi

Ikuti kami di
Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved