Wabah Virus Corona

Industri Pariwisata di Asia Tenggara KO Terpukul Wabah Virus Corona

Industri pariwisata negara-negara di Asia Tenggara paling porak-poranda gara-gara wabah virus corona ini. Potensi kerugian bisa capai Rp 85 triliun.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa/ Panorma Tour
Seorang pemandu wisata sedang menjelaskan tentang Candi Prambanan kepada sejumlah wisatawan mancanegara. 

Menurut lembaga riset itu, destinasi wisata utama masyarakat Tiongkok adalah Hongkong, Macau, Thailand, Jepang, Korea Selatan, Vietnam, Singapura, Malaysia, Kamboja, Taiwan, Amerika Serikat, dan Prancis.

Pembatalan

Sementara menurut Cirium, sebuah lembaga analitik, lebih dari 2.000 penerbangan di Tiongkok sudah dibatalkan, atau tak dijadwalkan, dalam kurun waktu 23 Januari sampai 18 Februari 2020.

Angka itu termasuk penerbangan internasional dari dan menuju Tiongkok, serta penerbangan domestik Tiongkok.

Sedangkan hasil analisis International Air Transport Association (IATA) menyebutkan bahwa terjadi penurunan penumpang pesawat sebanyak 13 persen di kawasan Asia Pasifik, selama tahun 2020.

Potensi pendapatan yang hilang diperkirakan mencapai 27,8 miliar dolar AS, atau sekitar Rp 394 triliun.

Bukan Cuma Lingkungan Perumahan, Pesawat pun Kini Harus Di-fogging

Bisnis Pariwisata Mesti Putar Otak Agar Bertahan

Wabah Virus Corona Paksa Tokyo Disneyland Tutup Dua Pekan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved