Wabah Virus Corona

Industri Pariwisata di Asia Tenggara KO Terpukul Wabah Virus Corona

Industri pariwisata negara-negara di Asia Tenggara paling porak-poranda gara-gara wabah virus corona ini. Potensi kerugian bisa capai Rp 85 triliun.

Industri Pariwisata di Asia Tenggara KO Terpukul Wabah Virus Corona
Istimewa/ Panorma Tour
Seorang pemandu wisata sedang menjelaskan tentang Candi Prambanan kepada sejumlah wisatawan mancanegara. 

Warga dunia masih dibuat ketar-ketir dengan epidemi Covid-19 (corona virus disease), yang sudah memasuki bulan ketiga.

Yang pasti mereka takut tertular penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2 tersebut.

Para pemimpin banyak negara juga ikutan pusing, karena wabah ini membuat perekonomian di negara masing-masing melemah, terutama di industri pariwisata.

Sebagaimana diwartakan oleh Bangkok Post, industri pariwisata negara-negara di Asia Tenggara yang paling porak-poranda gara-gara wabah virus corona ini.

Disebutkan di sana, Thailand, Malaysia, dan Singapura diperkirakan mengalami penurunan pendapatan dari sektor pariwisata antara Rp 42,5 triliun sampai Rp 85 triliun.

Artikel Bangkok Post itu tidak menyebutkan potensi kerugian yang dialami Indonesia.

Kontributor besar

Harian Thailand itu melansir GlobalData, sebuah perusahaan riset dan konsultan marketing, yang menyebutkan bahwa Tiongkok termasuk kontributor pelancong terbesar di dunia.

Besarannya 12 persen dari total pelancong dunia di tahun 2019, atau 159 juta orang.

Bukan hanya itu, turis Tiongkok dinobatkan sebagai pembelanja terbesar kedua pada tahun lalu, dengan nilai pengeluaran 275 miliar dolar AS. Jika dirupiahkan lebih dari Rp 3.894 triliun.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved