Wabah Virus Corona

Virus Corona Buat Bisnis Biro Perjalanan Lesu

Virus corona membuat minat orang-orang untuk berwisata menurun, sehingga memengaruhi bisnis biro perjalanan.

Virus Corona Buat Bisnis Biro Perjalanan Lesu
Warta Kota/AC Pingkan
Ilustrasi: Seorang petugas di Kuala Lumpur International Airport (KLIA) mengenakan masker pada awal Februari 2020. 

Wabah virus Corona yang semakin meluas ke seluruh dunia memberikan dampak negatif kepada bisnis biro perjalanan di Indonesia.

Diakui oleh beberapa pihak biro perjalanan, virus ini membuat menurunnya minat orang-orang untuk berwisata.

Indra Wahluya selaku Marketing dari Avia tour
Indra Wahluya selaku Marketing dari Avia tour (Warta Kota/Janlika Putri)

Indra Wahluya, selaku Marketing dari Avia tour, mengatakan wabah virus Corona ini membuat penjualan perjalan wisata ke Asia di perusahaannya menurun.

"Sejak Januari sampai bulan ini ya menuruna. Jadi takut yang berwisata karena virus itu. Maka dari itu sekarang kami mensiasatinya dengan menarik para wisatawan untuk diarahkan ke Eropa. Tentunya negara yang aman," kata Indra saat ditemui pada acara pembukaan BRI Europe Travel Fair di Senayan City, Jakarta Selatan (27/2/20)

Indra menambahkan, kendati kini lebih mempromosikan wisata Eropa. Avia tour tetap melayani wisata keAsia.

Promosi negara Eropa

Sejak wabah virus ini semakin memburuk, Avia hanya membuka penjualan ke negara yang diperbolehkan oleh Pemerintah.

Promosi harga murah atau cashback dilakukan untuk menarik wisatawan.

Booth Avia tour di acara BRI Europe Travel Fair di Senayan City, Jakarta Selatan
Booth Avia tour di acara BRI Europe Travel Fair di Senayan City, Jakarta Selatan (Warta Kota/Janlika Putri)

"Wisata ke beberapa negara Asia tetap kami buka, tentunya negara yang aman berdasarkan perizinan Pemerintah. Bila sudah ada imbauan tidak aman maka kami hentikan. Namun bila sudah terlanjur pesan dan sudah transaksi, kami akan mengembalikan uang mereka. Atau kami arahkan ke negara lain sebagai alternatif," ujar Indra.

Menurut Indra, saat ini bantuan dari pemerintah bagi usaha biro wisata hanya di tahap mengimbau soal status keamanan dan keselamatan dari negara tujuan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Janlika Putri
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved