Wabah Virus Corona

Gagal Berangkat Umrah, Neli Malu Pulang

Dirinya juga sudah merogoh kocek dalam - dalam untuk membiayai perjalanan ibadah ini. Uang puluhan juta telah dikeluarkannya.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Andika Panduwinata
Jamaah umrah yang gagal berangkat di Terminal 3 Bandara Indonesia Soekarno Hatta, Kamis (27/2). 

Raut wajah Neli (45) terlihat muram saat duduk di salah satu kursi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (27/2/2020).

Wajahnya kerap tertunduk dalam kondisi tertekuk.

Neli sedih gagal berangkat umrah, padahal sudah menggelar selamatan.
Neli sedih gagal berangkat umrah, padahal sudah menggelar selamatan. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Bagaimana mungkin dia tidak muram, jika gagal berangkat ke Tanah Suci untuk beribadah umrah.

Mengenakan jilbab hitam dan gamis bercorak batik cokelat, Neli duduk di gate D Terminal 3.

Perempuan asal Lampung ini berbaur dengan jamaah umroh lainnya, yang kemarin gagal berangkat.

Penyebabnya adalah keputusan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, yang menutup pintu masuk bagi pengunjung dalam upaya mencegah penyebaran virus corona.

Kebijakan ini juga berlaku bagi pengunjung yang datang untuk beribadah umrah.

Bibir Neli terlihat tersenyum getir ketika pembimbing jamaah menjelaskan ikhwal penundaan keberangkatan itu.

"Saya padahal sudah gelar selamatan di rumah," ujar Neli dengan sedih saat dijumpai Warta Kota di Bandara Soekarno Hatta.

Dirinya juga sudah merogoh kocek dalam - dalam untuk membiayai perjalanan ibadah ini. Uang puluhan juta telah dikeluarkannya.

"Sudah pamit sama tetangga di rumah untuk berangkat umrah, tapi ternyata batal," ucapnya dengan sendu.

Rencananya Neli berangkat ke Arab saudi  bersama sanak keluarganya.

Alih-alih sampai ke Tanah Suci, kini mereka harus pulang ke Lampung.

"Ya malu sih balik lagi, sudah bilang ke mana - mana mau umrah, tapi baru dua hari sudah balik lagi," kata Neli.

Dia menjelaskan bahwa perjalanan ini merupakan umrahnya yang pertama.

Perempuan yang  berprofesi sebagai guru itu bertahun - tahun mengumpulkan uang, agar bisa pergi ke Tanah Suci.

"Saya juga enggak tahu jadinya gimana. Kapan bisa berangkatnya juga belum tahu. Ya sambil menunggu saja," lanjutnya.

Neli tiba Bandara Soetta sejak Rabu (26/2) . Dia rencananya akan terbang menggunakan maskapai Garuda Indonesia ke tanah Arab.

"Dari kemarin datangnya sampai menginap di hotel. Kan manasik dulu sebelumnya. Ini karena enggak jadi berangkat, ya terpaksa pulang lagi ke Lampung," tutur Neli.

Jamaah Tercecer

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved