Wabah Virus Corona

Gara-gara Virus Corona, Jemaah Umroh Dilarang Masuk Arab Saudi

Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia melakukan tindakan yang cukup esktrem, yakni menghentikan sementara izin masuk negara tersebut bagi pengunjung.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Instagram/Paul Pogba
Paul Pogba melakukan ibadah umrah pada bulan Ramadan 2019. 

Semakin meluasnya penyebaran virus corona membuat Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia melakukan tindakan yang cukup esktrem, yakni menghentikan sementara izin masuk negara tersebut bagi pengunjung.

Aturan ini juga berlaku bagi mereka yang akan melakukan ibadah umroh ke Mekah dan Madinah. Demikian diwartakan oleh Al Arabiya.

Hanya saja, menurut laman media tersebut, aturan itu hanya berlaku pengunjung yang datang dari negara yang dianggap Pemerintah Saudi memiliki kasus virus corona parah.

Otoritas kesehatan Arab Saudi yang akan menentukan negara-negara yang masuk daftar hitam tersebut.

Iran

Besar kemungkinan, aturan ini ditujukan bagi negara-negara tetangga Arab Saudi, terutama Iran. Untuk diketahui, sebagaimana dilansir Al Arabiya, di negara yang terletak di timur Arab Saudi itu sudah ditemukan 95 kasus virus corona, dan 16 pasien di antaranya meninggal dunia.

Selain Iran, untuk kawasan Timur Tengah, kasus virus corona sudah ditemukan di Lebanon (1 kasus), Iraq (5), Kuwait (12), Bahrain (33), Uni Emirat Arab (UEA), dan Oman.

Ironisnya, semua pasien di enam negara tersebut pernah melakukan perjalanan ke Iran, sebelum terdeteksi penyakit yang menyerang organ pernapasan itu.

Menurut Tawfiq al-Rabiah, Menteri Kesehatan Kerajaan Arab Saudi, sampai sejauh ini belum ditemukan pasien virus corona, yang saat ini sudah memiliki nama resmi Covid-19, di negaranya.

Maka tak mengherankan jika Pemerintah Saudi memberlakukan kebijakan larangan izin masuk tersebut.

Hanya saja, sebagaimana dilansir Arab News, Kementerian Kesehatan Bahrain mengumumkan bahwa enam perempuan warga negara Saudi, yang berada di Bahrain, positif mengidap Covid-19.

Situasi ini membuat Pemerintah Saudi juga megenakan larangan izin masuk, kepada pemegang kartu identitas (KTP) Saudi dan penduduk negara-negara yang tergabung dalam Gulf Cooperation Council (GCC).

Namun aturan ini memiliki pengecualian bagi bagi warga Saudi yang sedang berkunjung ke negara GCC menggunakan KTP, dan ingin pulang.

Hal ini juga berlaku bagi warga negara GCC yang saat ini sedang berada di Saudi, dan masuk ke negara tersebut menggunakan KTP-nya.

Dengan kebijakan tersebut, maka petugas imigrasi di setiap pintu masuk (bandara dan perbatasan) Saudi berhak menanyakan negara asal pengunjung, sebelum mereka bertolak ke Saudi.

"Kementerian kesehatan memastikan bahwa prosedur ini hanya sementara, dan terus-menerus dievaluasi," kata Tawfiq al-Rabiah.

Buntut Virus Corona, Maskapai Thailand Ramai-ramai Berikan Diskon

Ada Diskon Harga Tiket Pesawat Domestik Mulai 1 Maret 2020

Pemerintah Siapkan Rp 298,5 Miliar Untuk Stimulus Ekonomi Industri Pariwisata

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved