Wisata Bogor

Yuk Berkunjung ke Museum Perjoangan Bogor

Lokasi Museum Perjoangan Bogor dekat dengan Stasiun Bogor, dan angkutan umum lewat di depan museum.

Yuk Berkunjung ke Museum Perjoangan Bogor
Warta Kota/Jalinka Putri
Jukikanju, senapan mesin tentara Jepang yang berhail direbut seorang pejuang dari Badan Keamanan Rakyat (BKR). 

Bicara soal wisata Kota Bogor pasti yang teringat adalah Kebun Raya Bogor atau aneka
jajanannya.

Namun kali ini saya memutuskan untuk melancong ke tempat yang berbeda, yaitu Museum
Perjuangan Bogor, yang terletak di Jalan Merdeka No 56.

Ciri khas bangunan Museum Perjoangan Bogor adalah relief cerita pertempuran di Bogor di bagian atas museum.
Ciri khas bangunan Museum Perjoangan Bogor adalah relief cerita pertempuran di Bogor di bagian atas museum. (Warta Kota/Jalinka Putri)

Seperti biasa saya menggunakan moda transportasi kereta commuter line dari Jakarta. Tepat
pukul 11.00 WIB saya sampai di Stasiun Bogor.

Pengamatan lewat aplikasi peta di gawai memperlihatkan lokasi museum tak terlalu jauh dari
stasiun Bogor. Hanya sembilan menit jika ditempuh dengan berjalan kaki.

Jika menggunakan jasa ojek online hanya memakan biaya Rp 10.000.

Namun siang itusaya memilih moda transportasi angkot. Dari pintu keluar Stasiun Bogor, saya
menaiki tangga penyeberangan menuju halte di depan Lapas Paledang.

Dari situ saya naik angkot trayek Bantarkemang - Merdeka atau angkot Nomor 10 yang akan
melewati depan museum tujuan saya.

Menembus toko

Menurut sang sopir angkot, mobilnya memang akan lewat Jalan Merdeka, namun dia harus putar-
putar jalan dulu. Maka dia menyarankan saya turun di depan pusat perbelanjaan bernama PGB
(Pusat Grosir Bogor).

"Museumnya di pintu PGB yang di sebelah sana. Masuk saja dari pintu ini, nanti pas keluar
dari PGB itu langsung museum. Ayo aja kalo mau ikut muter dulu ke bawah ke Jalan Mawar dulu,
tapi agak lama," kata sopir angkot itu sambil melambatkan mengendarai mobilnya itu menuju
pintu masuk PGB yang dimaksudnya.

Akhirnya saya memutuskan mengikuti saran si sopir untuk berhenti di PGB dan melanjutkan
dengan berjalan kaki.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Janlika Putri
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved