Inspirasi Wisata

Berlibur Mengenal Budaya Ngopi Dunia Juga Asyik Lho

Maka sangat menarik jika melakukan wisata kopi, untuk mengenal berbagai budaya kopi yang ada di dunia.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Janlika Putri
Biji kopi di Toko Kopi Luwak Pasar Gondangdia. 

Minum kopi sudah tak bisa dipisahkan lagi dari budaya orang Indonesia sejak zaman dahulu.

Dari kopi hitam pekat di warung-warung pinggir jalan, sampai kopi-kopi dengan aneka nama asing yang menjadi sajian di kafe-kafe mahal di mall-mall.

Bahkan setahun belakangan ini masyarakat dimanja dengan kehadiran kopi kekinian, perpaduan kopi, gula aren, dan susu yang rasanya enak sekali.

Aneka varian Kopi Kangen.
Aneka varian Kopi Kangen. (Istimewa/Kopi Kangen)

Menariknya lagi untuk para pencinta kopi, bukan hanya di Indonesia kopi menjadi sebuah budaya. Minuman yang berasal dari biji tanaman bernama latin Coffea sudah mempengaruhi budaya banyak bangsa.

Sejarah

Menurut sejarahnya, yang dilansir laman Wikipedia, tanaman kopi ini berasal dari Afrika, tepatnya di Ethiopia, di sebuah tempat bernama Keffa di barat daya Ethiopia.

Namun ada pula yang menyebutnya sebagai Kaffa, nama yang sekarang digunakan secara resmi untuk provinsi di wilayah tersebut

Maka dari situlah minuman kegemaran banyak orang ini mendapat namanya. Meskipun dilafalkan berbeda-beda di seluruh dunia.

Biarpun berasal dari Ethiopia, namun teryata minuman kopi ini ditemukan oleh bangsa Yaman. Dan mereka pula lah yang membawanya ke Eropa, dan kita semua tahu bagaimana kondangnya minuman ini pada zaman ini.

Maka sangat menarik jika melakukan wisata kopi, untuk mengenal berbagai budaya kopi yang ada di dunia.

Tim dari Lonely Planet sudah mengumpulkannya sebagian, dan ceritanya memang sangat menarik. Yuk cari tahu tempat mana saja yang cocok sebagai destinasi wisata kopi.

Turki
Membicarakan kopi sebagai sebuah budaya tentu saja tak boleh mengabaikan Turki.

Di negara yang unik ini, karena berada di benua Asia dan Eropa yang membuatnya memiliki tradisi Timur Tengah dan Eropa, kahvehane (warung kopi) bertebaran di setiap kota. Ya, di Turki kopi disebut dengan nama kahve.

Budaya ngopi secara tradisional di Turki tidak berbeda jauh dengan Indonesia. Orang-orang minum kopi di warung, sambil ngobrol atau ngegosip, merokok, atau main permainan papan (boardgame) seperti halma.

Itulah filosofi keyif dalam budaya Turki, yang bisa diterjemahkan sebagai menjalani hidup dengan santai.

Konon, kopi memiliki peran penting dalam kejayaan Kesultanan Ottoman, di mana sultan mencari penyeduh kopi yang terbaik untuk membuatkan kopi setiap hari.

Konon pula, tradisi itu juga yang menjadi acuan pria Turki dalam memilih istri. Maka kopi juga bisa menjadi dasar seorang pria dalam menceraikan istrinya.

Entah benar atau tidak cerita yang berdasarkan kata orang itu, yang pasti Turki menyumbang sebuah minuman kopi yang penting dalan budaya kopi dunia, yakni Turkish Coffee.

Kopi Turki dibuat dengan cara yang khas, yakni direbus di dalam ibrik, sebuah teko kecil bergagang panjang yang terbuat dari tembaga.

Ada pembuat kopi yang menggunakan arang untuk memasak kopi, tapi ada pula yang menggunakan pasir panas. Yang pasti kopi direbus sampai kremanya meluap keluar dari ibrik.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved