Wabah virus corona

Jangan Asal Cuci Tangan Untuk Cegah Tertular Virus Corona

Salah satu cara meminimalkan tertular virus ini adalah dengan rajin mencuci tangan. Namun cuci tangannya juga harus benar.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Andika Panduwinata
Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soetta sedang memeriksa suhu seorang penumpang yang baru datang dari Tiongkok. 

Situasi virus corona'>wabah virus corona yang belum menunjukkan perkembangan positif membuat berbagai wilayah melakukan antisipasi penyebaran virus tersebut.

Apalagi jumlah korban meninggal terus meningkat, sudah mencapai 170 orang pada Kamis (30/1).

Salah satu cara meminimalkan tertular virus ini adalah dengan rajin mencuci tangan.

Maka Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) memberikan edukasi mencuci tangan yang benar kepada masyarakat, untuk menghilangkan kuman di tangan.

PB IDI bekerja sama dengan Perusahaan RB Indonesia untuk mengedukasi masyarakat untuk melakukan kegiatan mencegah penyebaran virus.
PB IDI bekerja sama dengan Perusahaan RB Indonesia untuk mengedukasi masyarakat untuk melakukan kegiatan mencegah penyebaran virus. (Warta Kota/Joko Supriyanto)

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Doktet Indonesia (PB IDI) Daeng M Faqih menyampaikan, dalam kegiatan edukasi ini pihaknya akan bekerjasama dengan Reckitt Benckier (RB).

"Kegiatan ini sebenarnya dalam rangka kerja sama dengan Reckitt Benckier untuk melakukan edukasi kepada masyarakat, khususnya dalam kaitan dengan wabah corona virus.  Tadi disampaikan ada beberapa langkah promotif preventif salah satunya dengan mencuci tangan," kata Daeng, Jumat (31/1/2020).

Pakai sabun

Daeng menjelaskan, gejala pneumonia pada virus corona mirip dengan pneumonia pada umumnya.

Hanya saja, karena virus tersebut tergolong baru, dan belum ada vaksin yang dapat mencegahnya, sehingga otoritas kesehatan perlu mendorong gaya hidup sehat.

"Mencegah penularan antara lain menghindari kontak dengan penderita infeksi pernafasan, menghindari kontak dengan hewan liar, menjaga kebersihan tangan, serta mempraktikan etika batuk dan bersin," ujarnya.

Daeng merekomendasikan, untuk dapat menjaga kebersihan dengan mencuci tangan dengan sabun. Namun bukan sembarang sabun, sebab sabun tersebut harus memiliki kandungan antiseptik. 

Jika tidak ada sabun dapat mengunakan pembersih alternatif, seperti hand hand sanitizer.

"Sabun yang memiliki fungsi membunuh kuman di tangan. Sabun yang memngandung agen antiseptik. Kalo hanya sabun parfum wangi dan tidak membunuh kuman di tangan sama saja bohong," katanya.

CSR Director Reckitt Benckier, Helena Rahaya Wonoadi mengatakan, pihaknya mendorong masyarakat agar lebih proaktif berpartisipasi mengajak siapapun untuk mempraktekan cara menjaga kebersihan tangan yang baik.

"Terkait isu ini kami melalui Dettol turut serta melanjutkan komitmen untuk berkontribusi dan mendukung kampanye kesehatan IDI, menjaga kesehatan cegah penyebaran kuman," katanya.

Cara mencuci tangan yang benar

Ada 5 hal yang penting diketahui dan dilakukan dalam mencuci tangan yang benar, yakni:

1. Basahi tangan seluruhnya dengan air mengaiir.
2. Gosok sabun ke telapak, punggung tangan, dan sela-seia jari.
3. Bersihkan bagian bawah kuku-kuku
4. Bilas tangan dengan air bersih mengalir.
5. Keringkan tangan dengan handuk/tissue atau keringkan dengan udara/dianginkan.

PB IDI bersama dengan Perusahaan RB Indonesia juga akan menyelenggarakan sejumlah kegiatan lanjutan, seperti menyiapakan sabun dan memberikan masker sebagai upaya preventif mencegah menyebaran kuman di beberapa titik strategis, salah satunya Bandara. (Joko Supriyanto)

8 Cara Mengurangi Risiko Terjangkit Virus Corona

Pakai Masker Atau Sering Cuci Tangan Selama Penerbangan?

Yuki Kato Sedang Mencari Travel Buddy Untuk Menemaninya Jalan-jalan

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved