Wisata Kota Tua

Bikin Foto-foto Instagramable Yuk di Magic Art 3D Museum

Saya seperti masuk ke dunia lain berkat ilusi optik tersebut. Saya merasa seperti ada hewan di samping saya, atau berjalan di jembatan rapuh.

Warta Kota/Janlika Putri
salah satu lukisan di Zona Horor. 

Setiap ruangan menampilkan tema yang berbeda, dan mereka menyebutnya sebagai zona. Ada Zona Lukisan, Zona Satwa, Zona Laut, Zona Rutinitas, Zona Dinosaurus, Zona Petualangan dan Zona Horror. Semuanya menghadirkan ilusi optik yang sangat memukau.

Lukisan jembatan rapuh di lantai. Karena itu, pengunjung harus melepas sepatu dan menggantinya dengan sandal yang disipakan museum.
Lukisan jembatan rapuh di lantai. Karena itu, pengunjung harus melepas sepatu dan menggantinya dengan sandal yang disipakan museum. (Warta Kota/Janlika Putri)

Di setiap lukisan terdapat pemandu yang akan membantu mengarahkan gaya pengunjung, sekaligus untuk mengambil foto.

Tentunya layanan ini sangat membantu para pengunjung yang yang ingin mengabadikan moment beramai-ramai tanpa perlu repot bergantian.

Ada pula rambu di lantai, menunjukkan titik paling bagus untuk mengambil foto, agar ilusi optiknya terlihat maksimal.

Menurut Rere, semua lukisan itu dikerjakan 15 seniman lukis, delapan dari Korea Selatan dan tujuh dari Indonesia.

Mereka hanya membutuhkan waktu empat bulan untuk mengerjakan semua lukisan itu. Dan hasilnya benar-benar menakjubkan.

Saya seperti masuk ke dunia lain berkat ilusi optik tersebut. Saya merasa seperti ada hewan di samping saya, atau berjalan di jembatan rapuh dan akan jatuh ke jurang yang dalam.

Seolah tak boleh ada ruang kosong, mural tak hanya terdapat di dinding, karena ada pula yang di lantai. Hal ini menjelaskan kenapa pengunjung harus mengenakan sandal pinjaman dari museum.

Jangan sampai lukisan di lantai rusak karena tergerus sepatu pengunjung.

Bagi yang ingin seru-seruan selain berfoto dengan lukisan 3D, di lantai 2 ada beberapa ruangan ilusi optik.

Saya dibuat kebingungan mencari jalan pada ruangan bertema Labirin Kaca, lalu dibuat semangat mengikuti irama musik di Laser Room.

Lalu ada pula spot foto yang seolah-olah saya duduk di kursi raksasa.

Ilusi optik membuat pengunjung tampak duduk di kursi raksasa
Ilusi optik membuat pengunjung tampak duduk di kursi raksasa (Warta Kota/Janlika Putri)

Sampai malam

Magic Art 3D Museum Jakarta ini bisa jadi destinasi wisata malam, karena buka sampai pukul 22.00.

"Kadang tutup bisa sampai jam sebelas malam ,Karena masih ada pengunjung yang menikmati foto-foto di dalam. Jadi kami tunggu sampai mereka puas lalu kita tutup," tandas Rere.

Anda tertarik kan? Jangan lupa siapkan ponsel pintar dengan beterai penuh ya, supaya jangan kehabisan.

Namun bila dirasaa hasil jepretan kamera sendiri kurang memuaskan, di sini juga ada beberapa kameramen yang akan memotret Anda dengan kameranya. (M25)

Magic Art 3D Museum
Gedung Kerta Niaga I, unit GF& lantai 1, Jl. Kali Besar Timur no.9, Pinangsia, Kota Tua, Jakarta Barat.

Jam operasional:
Senin-minggu , dari 10.00-22.00 WiB

Harga tiket"
Senin - Jumat
Anak- anak Rp 40.000
Dewasa. Rp60. 000
Sabtu & Minggu
Anak-anak Rp 60.000
Dewasa Rp 80. 000.

Transportasi umum.
- dekat dengan halte busway kota tua dan Halte Bus TransJakarta Kali Besar Barat.
- dekat dengan stasiun KRL Jakarta Kota

Ikuti kami di
Penulis: Janlika Putri
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved