Menyambut Imlek

Jalankan Ritual Xiao Nian, Pengunjung Pasar Petak Sembilan Berburu Kue dan Dekorasi

Masyarakat terlihat sudah memenuhi lorong-lorong Pasar Petak Sembilan, untuk membeli kebutuhan mereka melakukan Xiao Nian.

Jalankan Ritual Xiao Nian, Pengunjung Pasar Petak Sembilan Berburu Kue dan Dekorasi
Warta Kota/Jalinka Putri
Hiasan Imlek 

Sebelum Tahun Baru Imlek tiba, biasanya masyarakat Tionghoa melakukan dulu beberapa hal sesuai tradisi. Salah satunya ialah Xiao Nian. 

Xiao Nian adalah ritual yang dilakukan tujuh hari sebelum tahun yang baru tiba.

Kue keranjang sudah dijual beberapa pekan sebelum Tahun Baru Imlek, sebagai sesajian bagi Dewa Dapur dalam ritual Xiao Nian.
Kue keranjang sudah dijual beberapa pekan sebelum Tahun Baru Imlek, sebagai sesajian bagi Dewa Dapur dalam ritual Xiao Nian. (Warta Kota/Jalinka Putri)

Ritual ini adalah tradisi masyarakat Cina untuk menghormati Dewa dapur. Berbagai kegiatan dilakukan agar Dewa Dapur memberikan penilaian yang baik pada keluarga tersebut.

Ada yang berdoa, menyiapkan sesaji,  melakukan bersih-bersih, atau saling membantu menghias rumah.

Maka tak mengherankan jika beberapa pekan sebelum Sincia, sebutan lain untuk Tahun Baru Cina oleh masyarakat Indonesia, di kawasan Glodok sudah ramai dengan pernak-pernik dekorasi Imlek serta kue keranjang.

Seperti saat ini, Glodok, yang merupakan salah satu permukiman masyarakat di Jakarta, sudah sibuk.

Masyarakat terlihat sudah memenuhi lorong-lorong Pasar Petak Sembilan, untuk membeli kebutuhan mereka melakukan Xiao Nian.

Lorong Pasar Petak Sembilan
Lorong Pasar Petak Sembilan (Warta Kota/Jalinka Putri)

Sesajian bagi Dewa Dapur

Salah satunya adalah Liliyana Sutanto, yang berbelanja bersama menantunya. Dia berbelanja aneka ragam buah-buahan dan juga kue di toples.

"ini sama mantu, mau beli buah-buahan dulu untuk sesaji Dewa Dapur. Cari kue toples juga. Masih lihat-lihat dulu sih. Kalau bersih-bersih pastinya sudahlah dari kemarin " ungkap wanita berusia 54 tahun itu.

Hal senada juga disampaikan Ricky Bong, yang berbelanja ditemani sang adik. Dia mengatakan, tradisi menghormati Dewa Dapur di keluarganya tidaklah meriah, hanya dirayakan sederhana saja seperti berdoa dan makan, serta menghias rumah bersama.

Dia datang ke Pasar Petak Sembilan untuk membeli beberapa lampion, kue keranjang dan amplop angpao.

"Ini lagi cari lampion sama stok bahan makanan. Ibu saya biasanya siapin masakan agak banyak untuk makan bareng-bareng. Berdoa juga untuk dewa yang ada di dapur. Kalau kata ibu saya, supaya perbuatan kita dicatat baik oleh dewa tersebut. Kalau dicatat baik maka keluarga akan dilimpahkan segala kebaikan. Sederhana sih kita " kata pria tersebut.

Amey, pengunjung pasar lainnya, juga dibuat sibuk mencari beberapa makanan untuk merayakan Xiao Nian.

"Lagi cari makanan-makanan manis untuk sesajian dewa, sama sekalian stok untuk Imlek. Cari toko yang harganya cocok dulu. Mau beli sembako juga nanti. Bersihin rumah sudah kemarin sama anak dan suami. Hiasan-hiasan sudah dipajang juga di rumah" kata perempuan yang akrab di sapa Mey mey itu. (M25)

Ikuti kami di
Penulis: Janlika Putri
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved