Saran dan Tips

8 Cara Menghemat Data Internet Saat Liburan di Luar Negeri

Supaya kuota data tidak cepat habis saat liburan di luar negeri, gunakan cara-cara ini:

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Pexels
Smartphone adalah gawai yang sangat penting saat bepergian. 

Zaman sekarang hidup manusia semakin dipermudah dengan berbagai penemuan baru, dua di antaranya adalah internet dan telepon pintar (smartphone).

Bahkan belakangan manusia semakin tergantung dengan smartphone, karena hampir semua aktivitas dan tugas sehari-hari dikerjakan lewat gawai ini.

Untuk urusan bepergian dan liburan, semuanya dilakukan lewat smartphone. Mulai dari pesan tiket
transportasi, cari hotel, check-in, cari alamat, semuanya lewat smartphone.

Hanya saja, ada juga kelemahan gawai ini, yaitu saat baterenya habis dan tidak ada sinyal internet.
Barulah di saat itu smartphone tak berguna. Lalu pemiliknya menjadi panik dan uring-uringan.

Dan ada satu lagi yang cukup menjadi masalah dengan ketergantungan kepada smartphone dan internet ini, yakni harga data internet yang mahal di luar negeri.

Cara mengakalinya adalah dengan menggunakan kartu SIM lokal. Tapi itu juga bukan tanpa masalah karena kuota yang ditawarkan tidak besar, sehingga harus sering-sering membeli data.

Karena itu, supaya kuota data tidak cepat habis saat di luar negeri, cara-cara besutan laman Tripsavvy
ini bisa digunakan:

1. Gunakan Google Chrome
Web browser keluaran Google ini memiliki fitur Data Saver di versi mobile-nya. Saat diaktifkan, bisa
mengurangi jumlah data yang ditransfer sampai 50 persen.

Metodenya adalah memampatkan sebagian besar gambar dan teks di server Google sebelum dikirim ke smartphone.

Dengan begitu waktu transfer data lebih cepat dan biayanya lebih murah.

Google Chrome bahkan memiliki dashboard yang menginformasikan besaran data yang dihemat dalam satu bulan.

2. Gunakan Opera Mini
Opera Mini juga mengirim data dari server mereka sendiri, sehingga data dimampatkan dulu sebelum dikirim ke pengguna.

Opera bahkan berani berkata, penghematan mereka bisa mencapai 90 persen dibandingkan dengan browser lain.

Pasalnya mereka juga memiliki fitur pemblokir iklan, sehingga semakin mempercepat proses transfer.

Aplikasi ini juga memiliki dashboard untuk memantau efektivitas penghematan.

3. Unduh aplikasi yang bisa digunakan secara offline
Cari versi offline dari aplikasi yang bakal sering digunakan saat bepergian, seperti pengelolaan jadwal, nilai tukar uang, atau penerjemah bahasa.

Seperti judulnya, aplikasi ini bisa bekerja tanpa koneksi internet.

Ia baru melakukan sinkronisasi dengan data terbaru setelah mendeteksi sinyal internet dari Wi-Fi.

4. Gunakan aplikasi navigasi offline
Aplikasi navigasi sudah terbukti manfaatnya bagi traveller, dalam mencari lokasi atraksi, atau kembali ke hotel saat kesasar.

Hanya saja, aplikasi navigasi menyedot banyak data, yang artinya kuota data bisa cepat habis.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved