Alasan Untuk Berlibur ke Eropa di Tahun Kabisat

Meski pun tahun Kabisat adalah peristiwa astronomi yang alami, namun masyarakat Eropa kuno mengaitkannya dengan takhayul sehingga muncul tradisi.

Instagram/tourismireland
Pemandangan dalam perjalanan antara kota Kerry dan Cork di Irlandia 

Menurut tradisi itu, setiap tanggal 29 Februari perempuan boleh melamar kekasihnya.

Miss Irlandia, Sacha Livingstone, mnggunakan tradisi kuno bangsa Irlandia di tahun Kabisat, untuk melamar James McDowell.
Miss Irlandia, Sacha Livingstone, mnggunakan tradisi kuno bangsa Irlandia di tahun Kabisat, untuk melamar James McDowell. (belfasttelegraph.co.uk)

Kalau didengar pada zaman sekarang, tradisi itu memang menggelikan. Namun 15 abad yang lalu, tradisi itu sangat melegakan bagi para perempuan yang sudah dipacarin lama-lama tapi tak kunjung diajak menikah oleh kekasihnya.

Maka, satu hari yang muncul setiap 4 tahun sekali itu sangat dinantikan oleh para perempuan Irlandia dan bangsa Eropa lainnya.

Konon tradisi ini muncul dari keberanian St Brigid of Kildare melamar St Patrick pada tanggal 29 Februari di abad ke-5.

Sayangnya, meski perempuan diizinkan melamar pria di tanggal 29 Februari, namun para pria juga diberi kebebasan menerima atau menolak lamaran itu.

Menurut Lonely Planet, pada tahun 1288 Ratu Margaret dari Skotlandia mengeluarkan regulasi yang berkait dengan tradisi melamar tersebut.

Konon bunyinya, pria boleh menolak lamaran tersebut, tapi mereka harus membayar penolakan itu kepada pelamarnya.

Besarnya nilai penolakan adalah minimal 1 poundsterling dan maksimal seharga satu gaun sutra.

Sementara di Denmark, nilai penolakan adalah 12 pasang sarung tangan, sehingga perempuan yang ditolak itu bisa menutupi jari-jarinya yang tidak mengenakan cincin.

Di Finlandia, pria yang menolak tersebut harus memberikan kain tekstil yang cukup untuk dijadikan satu gaun.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved