Saran dan Tips

Memetik Pelajaran dari Banjir Tahun Baru di Jakarta

Genangan air juga memutus akses jalan ke Bandar Udara Soekarno Hatta. Warga yang baru akan pergi berlibur lewat bandara inipun kelimpungan.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota
Bandara Soekarno Hatta 

Warga Jakarta mendapat "kado" Tahun Baru yang luar biasa di awal tahun 2020, berupa air yang luar biasa banyaknya.

Hujan yang mengguyur sejak hari terakhir di tahun 2019, yang berlanjut sampai tahun 2020, menyebabkan sejumlah tempat kebanjiran.

Genangan air di Jalan Garuda, Batuceper, Tangerang memutus akses ke BandaraSoekarno Hatta dari Kota Tangerang.
Genangan air di Jalan Garuda, Batuceper, Tangerang memutus akses ke BandaraSoekarno Hatta dari Kota Tangerang. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Genangan air juga memutus sejumlah akses jalan, termasuk akses ke Bandar Udara Soekarno Hatta. Warga yang baru akan pergi berlibur lewat bandara inipun menjadi kelimpungan.

Menurut Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soetta, Febri Toga Simatupang, kepada Warta Kota Live, aktivitas penerbangan di Soekarno Hatta sebenarnya tidak terganggu oleh hujan.

Genangan air yang muncul pun tak mengganggu operasional bandara. Namun gangguan adalah calon penumpang yang tak kunjung datang.

Akses terputus

Akses yang terputus adalah terowongan (underpass) Perimeter Selatan, yang genangannya cukup dalam.

Selain itu, jalan Tol Dalam Kota dari Cawang menuju Slipi juga mengalami genangan sehingga tak bisa
dilalui.

Akses lain yang terputus adalah Jalan Garuda dan Jalan Juanda di wilayah Batuceper, Tangerang, yang
merupakan rute yang biasa diambil calon penumpang dari Kota Tangerang.

Gangguan juga dialami Kereta Bandara Soekarno Hatta, akibat genangan di KM 9+700 lintas Rawabuaya - Batuceper. Akibatnya kereta ini terpaksa tidak beroperasi.

Hari ini, Bandara Soekarno Hatta masih bisa dicapai lewat jalan Tol Lingkar Luar, jalan Tol Tanjungpriok,
Perimeter Utara, dan Pos 1 Jurumudi.

Beberapa jalur di Stasiun Tanahabang tergenang, sehingga mengganggu perjalanan kereta api, termasuk Kereta Bandara Soekarno Hatta.
Beberapa jalur di Stasiun Tanahabang tergenang, sehingga mengganggu perjalanan kereta api, termasuk Kereta Bandara Soekarno Hatta. (Warta Kota/Joko Supriyanto)

Berangkat lebih awal

Banyak pengalaman yang bisa diperik dari peristiwa yang terjadi hari ini. Salah satunya adalah
membiasakan diri berada di bandara dua jam sebelum keberangkatan.

Kebiasaan itu akan sangat membantu selama musim hujan, untuk berjaga-jaga jika akses ke bandara terputus akibat banjir.

Tadi pagi Febri mengimbau agar calon penumpang berangkat lebih awal lagi dari biasanya, karena waktu perjalanan diperkirakan akan lebih lama dari waktu normal.

Pantau informasi jalan

Pelajaran lainnya adalah, memantau informasi soal situasi jalan yang akan dilalui, sebelum meninggalkan rumah.

Dengan demikian kita bisa mencari rute alternatif sebelum terjebak macet karena jalan yang banjir.

Menghubungi maskapai penerbangan

Febri juga menyarankan agar calon penumpang menghubungi pihak maskapai penerbangan, untuk mencari tahu kabar terbaru.

Pihak maskapai akan memberi saran rute yang bisa diambil oleh calon penumpang, agar mereka bisa dengan cepat di bandara.

Itulah beberapa pelajaran yang bisa diambil calon penumpang pesawat dari peristiwa banjir Tahun Baru di Jakarta.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved