Jangan Masukan Paspor di Tas Bagasi Kabin

Terjadi beberapa kasus, paspor terbawa masuk ke bagasi pesawat, karena pemiliknya lupa memindahkan.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Serambinews.com
Ilustrasi paspor 

Benda paling penting ketika bepergian ke luar negeri adalah paspor.

Tanpa buku kecil berwarna hijau ini, bagi warga negara Indonesia, tak mungkinlah meninggalkan Tanah Air.

Apalagi memasuki negara lain, sebab data-data di dalam pasporlah yang menjadi acuan bagi pihak imigrasi negara lain, untuk memperbolehkan seseorang masuk ke negara tersebut.

Ilustrasi pemeriksaan imigrasi
Ilustrasi pemeriksaan imigrasi (news.sky.com)

Maka, sudah pasti paspor tidak boleh ketinggalan, hilang, atau bahkan terbawa masuk ke bagasi pesawat terbang.

Masuk bagasi pesawat

Sebagaimana dilansir laman Travel and Leisure (T&L), sudah terjadi beberapa kasus paspor terbawa masuk ke bagasi pesawat, karena pemiliknya lupa memindahkan.

Akibatnya lumayan fatal, pemilik paspor tidak bisa melewati pemeriksaan imigrasi, bahkan hanya sekadar untuk mengambil paspornya.

Sudah jamak di bandara di seluruh dunia, tempat mengambil bagasi berada setelah pemeriksaan paspor.

Kealpaan ini, menurut T&L, terjadi karena semakin banyak pelancong bepergian hanya membawa tas tentengan kabin (carry on), karena lebih ringkas, praktis, dan murah. Setidaknya itu yang mereka rencanakan saat meninggalkan rumah.

Hanya saja, begitu tiba di muka pintu pesawat, setelah melewati kaunter check-in dan pemeriksaan imigrasi, pramugari meminta agar tas tentengan kabin masuk bagasi pesawat.

Katanya, penumpang sangat penuh hari itu sehingga tempat menyimpan tas di atas tempat duduk sudah penuh.

Biasanya, kalau sudah begitu, penumpang akan pasrah menyerahkan tasnya kepada petugas maskapai penerbangan. Dia lupa bahwa paspornya berada di tas tersebut.

Kasus seperti di atas kebanyakan terjadi di Amerika Utara dan Eropa. Namun tak ada salahnya berjaga-jaga agar kita tak mengalami hal tersebut.

Jaket atau tas barang pribadi

Untuk menghindari kejadian itu, ekstremnya, paspor harus menempel di badan sampai pesawat mengudara.

Caranya bisa menyimpannya di saku baju atau jaket yang sedang dikenakan.

Atau bisa juga biasakan membawa tempat membawa benda-benda yang sangat penting selama dalam penerbangan (personal bag).

Tak harus tas besar, sebab tas pinggang atau fanny pack yang sedang tren dalam dua tarun terakhir ini sudah sangat cukup menjadi personal bag.

Nah, semoga artikel dan tips ini membantu para traveller untuk selalu mengantongi paspornya saat bepergian ke luar negeri.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved