Wisata di Jakarta

Belajar Sejarah Pitung di Rumah Si Pitung

Salah satu tempat yang dianggap sebagai lokasi persembunyian adalah sebuah rumah yang berada di daerah Marunda, Jakarta Utara.

Penulis: Janlika Putri
Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Janlika Putri
Rumah Si Pitung berbentuk rumah panggung yang terbuat dari kayu ulin 

Rumah panggung

Setelah melewati loket tiket, saya melihat sebuah rumah panggung bergaya Betawi berdiri tegak.
Rumah Si Pitung didominasi oleh material kayu berwarna cokelat gelap.

Siang itu banyak juga pengunjung yang berdatangan. Mereka memanfaatkan pelataran Rumah Si Pitung untuk bersantai dan bersenang-senang.

Dalam museum ini terdapat tiga bangunan. Selain Rumah Si Pitung, ada dua bangunan lain yang difungsikan sebagai mushola, kantor staff, toilet, serta kios yang tampak belum terisi.

setelah puas mengamati sekitar rumah, saya naik ke rumah panggung tersebut.

Sesuai arahan, semua pengunjung yang akan masuk harus membuka alas kaki, agar kebersihan bangunan tetap terjaga.

Dengan hati-hati saya menapaki anak tangga yang terbuat dari kayu, untuk naik ke rumah.

Layaknya rumah tinggal, pada bagian terdepan dari rumah ini adalah beranda. Semuanya di dominasi oleh warna cokelat yang agak sedikit bernuansa oranye.

Ada satu set kursi antik yang terbuat dari kayu, dan ada pula patung yang didandani menyerupai Si Pitung.

Jika diamati, pada dinding kayu ada ukiran motif hias yang sangat indah di beranda ini .

Motif hias di dinding Rumah Si Pitung
Motif hias di dinding Rumah Si Pitung (Warta Kota/Janlika Putri)

Ruangan kedua ialah ruang tamu. Uniknya di sana ada satu set meja kursi yang dilengkapi dengan toples penganan kecil, sehingga seperti disuguhkan untuk tamu.

Di meja itupula pengunjung harus mengisi buku tamu yang disediakan.
Ruangan ini begitu minimalis namun nyaman. Hanya ada lukisan berjudul pengantin yang tergantung sebagai hiasan ruangan.

Anehnya, meksipun di luar sedang terik-teriknya, namun berada di dalam ruangan ini justru terasasejuk. Padahal di ruangan tersebut tak ada satupun terpasang alat pendingin udara.

Pencahayaan ruangan pun semuanya mengandalkan cahaya alami, yang masuk melalui jendela-jendela kayu yang di buka lebar.

Selepas ruang tamu, ada lorong yang cukup sempit yang di salah satu sisinya terdapat ruangan yang dulunya digunakan sebagai kamar tidur.

Namun Pengunjung hanya boleh melihat dari luar, di batas garis saja.

Kamar tidur di Rumah Si Pitung
Kamar tidur di Rumah Si Pitung (Warta Kota/Janlika Putri)

Di dalam kamar itu terdapat tempat tidur berkelambu yang tertata dengan baik.

Menuju ke ruangan selanjutnya, saya menemukan satu set meja makan. Sudah jelas, ini ruang makan. Namun di sini terdapat informasi soal sosok Pitung.

Ukuran ruangan ini cukup luas namun minim koleksi peninggalan si Pitung.

Di sini saya bertemu dengan Damra yang menjadi pemandu Rumah Si Pitung.

Halaman selanjutnya

Haji Syafiuddin

...

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved