Kuliner Jalan Suryakencana

Kalau Hogsmeade Punya Butterbeer, Maka Bogor Punya Bir Kotjok

Rasa dari campuran rempah-rempah ini sangat segar. Meskipun disajikan dingin bersama batu es, namun sensasi rasa hangat dari jahe tetap terasa.

Penulis: Janlika Putri
Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Jalinka Putri
Bir kocok Si Abah, minuman khas Jalan Suryakencana, Bogor. 

Jika Hogsmeade punya butterbeer, maka di Bogor adanya bir kocok.

Sama-sama memiliki minuman yang ada kata birnya, tapi tdak mengandung alkohol.

Bir Kotjok si Abah dapat ditemukan di Jalan Suryakencana, Bogor.
Bir Kotjok si Abah dapat ditemukan di Jalan Suryakencana, Bogor. (Warta Kota/Jalinka Putri)

Berhubung Hogsmeade adanya di novel Harry Potter, yang artinya desa ini fiksi, maka lebih mudah mencari bir kocok Bogor.

Anda bisa menyambangi Jalan Suryakencana yang terletak di Bogor Timur.

Itulah yang saya temukan saat mencari minuman segar untuk memanjakan tenggorakan, saat menyusur Jalan Suryakencana medio Desember ini.

Di antara deretan gerobak penjaja makanan, saya melihat sebuah gerobak sederhana, dengan
beberapa botol kaca dan plastik berisi cairan berwana kecokelatan.

Terlihat pula kotak tempat es, namun yang paling menyita perhatian adalah tulisan yang tertera
pada badan gerobak tersebut, "Es bir kotjok Bogor 0% Alkohol".

Cairan berwarna kecokelatan di bagian atas gerobak.
Cairan berwarna kecokelatan di bagian atas gerobak. (Warta Kota/Jalinka Putri)

Daripada penasaran, saya langsung bertanya kepada pedagangnya apakah benar yang dijualnya
adalah bir.

Tidak memabukkan

"Bir ini mah beda, enggak bikin mabok. Nol persen alkohol," ucap Eman Sulaeman sang penjual.

Rasa penasaran pun semakin menjadi sehingga tanpa basa basi saya langsung memesan satu gelas.
Eman melayani bak bartender handal "Mau disini apa dibungkus? Duduk dulu aja,"katanya bertanya,
sambil memegang gelas besar yang terbuat dari aluminium.

Saya lebih tertarik meminumnya di tempat.

Kemudian dengan lihainya Eman memasukan pecahan batu es dan juga cairan berwarna kecokelatan
tadi ke gelas aluminium yang besar. Kemudian dia mengocok racikan itu sampai berbuih.

Lalu, pria ramah itu kembali meyakinkan kalau minuman yang dijualnya tak membuat mabuk,

"Ini enggak bikin mabok Neng, soalnya dari air jahe, kayu manis, gula pasir, dan gula aren. Di
kocok begini nih sampe berbusa. Nah, udah kaya gini mah jadi mirip bir" kata Eman sambil
menuangkan minuman racikannya pada gelas.

Eman Sulaeman, generasi ketiga dalam usaha bir kocok milik keluarganya.
Eman Sulaeman, generasi ketiga dalam usaha bir kocok milik keluarganya. (Warta Kota/Jalinka Putri)

Kemudian segelas bir kocok segar itu siap saya minum. Dan betul apa yang Eman bilang,
minumannya ini sama sekali tak memabukkan.

Rasa dari campuran rempah-rempah ini sangat segar. Meskipun disajikan dingin bersama batu es,
namun sensasi rasa hangat dari jahe tetap terasa.

Rasanya begitu bersahabat dan tak asing di lidah. Rasa minuman ini membuat saya ingat minuman
bir pletok Betawi.

Turun-temurun

Eman menceritakan bahwa minuman ini sudah ada sejak tahun 1965. Dia sendiri adalah generasi
ketiga dari usaha keluarga tersebut.

"Udah dari si Abah ini yang jualan, kakek saya. Terus dilanjutin ke Bapak. Bapak sudah sepuh
sekarang mah, saya gantiin dari tahun 2002," kata Eman bercerita.

Kemudian dengan cekatan dia melayani pembeli lain.

Untuk menemukan es bir kocok ini mudah saja. Di Jalan Suryakencana ini ada beberapa gang untuk
menuju jalan lain, salah satunya jalan Roda. Gerobak es bir kocok si abah terdapat di bawah
papan tulisan Jalan Roda.

Bir Kotjok Si Abah adalah usaha turun-temurun sejak tahun 1965.
Bir Kotjok Si Abah adalah usaha turun-temurun sejak tahun 1965. (Warta Kota/Jalinka Putri)

Dalam sehari dagangan Eman selalu laris. Bahkan saat ini sudah ada dua cabang yang meluaskan
usaha keluarga ini.

"Ada lagi yang jualan es bir kocok si Abah di dekat soto Yusup, sama di bawah di Jalan Roda
juga ada. Pokonya kita bertiga saudara. Gerobaknya juga sama" tandas Eman.

Tidak terasa es bir kocok di gelas saya pun sudah habis. Ini waktunya saya harus bergantian
duduk dengan pembeli lain.

Cukup dengan Rp 5.000 saya sudah bisa menikmati minuman segar yang unik dari Bogor ini.

Es bir kocok Si Abah
1. Jalan Suryakencana RT01/RW07, Gudang, Bogor Timur.
2. Depan Indomaret Suryakencana di bawah tulisan Jalan roda.
Harga : Rp 5000/ gelas
Buka : setiap hari, pukul 09.30- 17.00 WIB

Transportasi :
- Hanya ada angkot 02 (Sukasari-Bubulak) yang melintasi Jalan Suryakencana. Bila dari stasiun
Bogor, dapat langsung naik angkot tersebut di depan Bank Bjb dan turun di gang Jalan Roda.

-Bila menggunakan bus ke baranangsiangsiang, lanjut menggunakan angkot 03. Turun di Jalan
Suryakencana. Dari sana dapat berjalan kaki sekitar 5 menit, namun bila enggan berjalan kaki.
bisa menggunakan angkot 02.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved