Thamrin 10, Tempat Makan, Tempat Nongkrong, Tempat berekspresi

Selain tempatnya masih gress kinyis-kinyis, ada banyak spot foto cantik yang bisa jadi kenangan liburan akhir tahun ini.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta kota/Joko Supriyanto
Pohon Natal yang terbuat dari botol air kemasan menghiasi di Food & Creative Park Thamrin 10 di Jalan MH Thamtin, Jakarta Pusat. 

Ketika berlibur ke Jakarta pada akhir tahun ini, jangan lupa mampir ke Food and Creative Park Thamrin 10.

Selain tempatnya masih gress kinyis-kinyis, ada banyak spot foto cantik yang bisa jadi kenangan liburan akhir tahun ini.

Seiring datangnya Hari Raya Natal  2019, ada hiasan pohon natal raksasa yang terbuat dari air kemasan, yang didesain menyerupai boneka.

Jika berjalan ke tengah tempat itu, pengunjung akan menemukan area taman yang cukup luas, dengan beberapa pepohonan jenis pule setinggi 2 meter.

Selain itu terdapat jalan beraspal yang dapat digunakan untuk para penguna sepeda, panggung untuk pentas musik yang dihadirkan setiap hari pukul 18.00.

Apalagi letaknya yang strategis di pusat kota Jakarta, serta ada 54 gerai makanan yang hadir di sana, dan patut untuk dicoba.

Meski pembangunan Thamrin 10 masih belum selesai seluruhnya, baru mencapai 90 persen, namun sudah banyak warga yang datang berkunjung.

Fasilitas yang ada terbilang sudah cukup lengkap, meski Food and Creative Park Thamrin 10 ini baru akan diresmikan pada Januari 2020 mendatang.

Pantauan Warta Kota Live, lahan seluas 8.000 meter ini dulunya merupakan park and ride alias tempat parkir kendaraan. Namun, karena sudah tidak digunakan lagi, lahan itu disulap menjadi ruang publik bagi warga.

Begitu memasuki area  Thamrin 10, pengunjung sudah bisa melihat deretan kedai makanan di bagian belakang.

Pengunjung sudah banyak

Manager Thamrin 10 Perumda Pasar Jaya, Amron Situmorang, mengatakan sejak soft lauching pada Jumat (20/12) lalu, sampai Senin (23/12), antusiasme pengujung sangat tinggi. Terlebih ketika jam makan siang dan pulang kantor

Pada jam makan siang, biasanya didatangi oleh para karyawan yang berkantor di kawasan Jalan MH Thamrin. Sedangkan di malam hari, kebanyakan pengunjung adalah para milenial. Apalagi saat  ada acara musik yang ditampilkan.

"Antusiasme cukup tinggi ya. Kita bisa lihat di siang hari biasanya para karyawan di sekitar Thamrin memanfaatkan untuk makan siang.Malam juga banyak yang datang, karena kami juga menampilkan live music," kata Amron, Senin (23/12/2019).

Meski belum dapat memastikan jumlah pengunjung per hari, Amron memperkiran ada sekitar 2.000 orang setiap harinya.  

Jumah pengunjung malam lebih besar ternyata dari siang.

Wadah interaksi

Menurut Amron, pihaknya mengubah lahan 8.000 meter persegi ini menjadi Park and Food karena ingin memberikan wadah bagi masyarakat, untuk berinteraksi sekaligus dapat menjajal kuliner yang tersedia.

Bahkan beberapa komunitas pun bisa memanfaatkan taman ini untuk berekspresi.

"Kita lebih ke welcome kolaborasi, makannya siapapun bisa memanfaatkannya. Bahkan nanti kita juga ingin hadirkan acara komedi dan literasi di sini. Jadi konsepnya lebih ke milenial," katanya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved