Hari Raya Natal

Pohon Natal Asli Masih Tetap Diminati Masyarakat

Tahun ini masih ada pelanggan yang memesan pohon pinus asli sebagai pohon natal.

Pohon Natal Asli Masih Tetap Diminati Masyarakat
istimewa
Ilustrasi pohon Natal. 

Sebentar lagi hari Raya Natal, Anda sudah siapkan pohon natal atau belum?

Setiap bulan Desember pohon yang satu ini "tumbuh subur", karena merupakan simbol dari suka cita Natal. Menghias pohon natal bersama keluarga merupakan aktivitas menyenangkan yang dilakukan setahun sekali.

Ilustrasi pohon natal
Ilustrasi pohon natal (istimewa)

Seiring berkembangnya zaman, masyarakat ingin yang serba praktis dan efisien. Maka kini pohon natal
buatan atau imitasi dibuat untuk memenuhi permintaan masyarakat.

Selain tidak akan layu, pohon imitasi dapat dipakai pada tahun depan, dan tahun depannya lagi jika
disimpan dengan baik.

Namun tetap saja ada orang-orang yang lebih berminat kepada pohon asli. Dalam hal ini dari genus pinus, atau lazim disebut pohon cemara di Jakarta.

Makna

Seorang penjual tanaman hias, Uci Sanusi, mengatakan tahun ini masih ada pelanggan yang memesan pohon pinus untuk pohon natal.

"Alhamdulillah, ada aja yang pesan untuk tanggal 25 Desember nanti. Ada juga yang sudah diangkut, ada yang masih nitip dulu di sini" ujar pria yang sudah 15 tahun berjualan tanaman hias di Jalan Sukasari, Bogor tersebut.

Uci Sanusi, penjual tanaman hias di Sukasari Bogor, memiliki pelanggan tetap yang mencari pohon natal.
Uci Sanusi, penjual tanaman hias di Sukasari Bogor, memiliki pelanggan tetap yang mencari pohon natal. (Warta Kota/Janlika Putri)

"Ada aja yang cari cari pohon natal, katanya biar makna Natalnya lebih terasa dengan tanaman asli. Sudah gitu jadi oksigen di ruangan. Kalau Natalnya sudah beres kan bisa jadi tanaman hias. Tapi harus dirawat. kalau terawat kan tahun besok pohon natalnya tumbuh jadi besar" sambung Uci.

Tak hanya untuk mempercantik rumah. Kantor-kantor juga memesan kepadanya. Bahkan beberapa gereja juga membeli pohon natal dari Uci.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Janlika Putri
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved