Oleh oleh

Kopi Indonesia Jadi Cendera Mata, Toko Dunia Kopi di Pasar Santa Diserbu Konsumen

Menjelang Natal dan Tahun Baru penjualan kopi di Pasar Santa meningkat banyak, karena kopi menjadi oleh-oleh dari Indonesia.

Warta Kota/Rizki Amana
Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2019, banyak orang membeli kopi sebagai oleh-oleh mudik. 

"Ini libur antusiasmenya luar biasa, lebih spektakuler tahun ini. Kalau tahun-tahun lalu belum,"
katanya.

Tingginya lonjakan pemburu kopi di Pasar Santa berdampak kepada lonjakan omset yang dikantongi para pedagang.

Bahkan tak tanggung-tanggung, Suradi saja mampu mengantongi omset puluhan juta rupiah sejak sepekan lalu, di tengah persiapan perayaan Natal dan Tahun Baru.

"Biasanya Rp 20 juta hingga Rp 25 juta, sekarang Rp 30 juta. Itu buat Sabtu kemarin saja. Berarti naiknya 100 persen. Hari Minggu banyak juga," katanya.

Kualitas baik

Saat ini, katanya,kopi Indonesia sudah sangat baik kualitasnya. Harganya pun stabil, tidak naik, tidak turun.

Para petani kopi Indonesia, katanya, sudah mulai membenahi kualitas kopi saat panen. Terlebih, dalam perbaikan kualitas biji kopi yang akan dipasarkan.

Sementara, kisaran harga kopi yang dipasarkannya mulai dari Rp 7.000 hingga Rp 50.000 per 100 gram.

"Ada yang 100 gram Rp 7.000. Itu yang paling murah ya, pakai robusta segala macam. Paling mahal didominasi luwak, paling mahal 100 gramnya Rp 50.000. Di bawahnya lagi Aceh Gayo Rp 35.000," katanya. (m23)

Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved