Oleh oleh

Kopi Indonesia Jadi Cendera Mata, Toko Dunia Kopi di Pasar Santa Diserbu Konsumen

Menjelang Natal dan Tahun Baru penjualan kopi di Pasar Santa meningkat banyak, karena kopi menjadi oleh-oleh dari Indonesia.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Rizki Amana
Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2019, banyak orang membeli kopi sebagai oleh-oleh mudik. 

Apa hubungannya Hari Raya Natal dan Tahun Baru dengan kopi?

Mungkin tak ada hubungan langsung, tapi bagi Suradi, menjelang Natal dan Tahun Baru penjualan di kedainya meningkat banyak.

Suradi, pemilik kedai Dunia Kopi di Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Suradi, pemilik kedai Dunia Kopi di Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Warta Kota/Rizki Amana)

Setiap menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, kedai Dunia Kopi milik Suradi, yang berlokasi di Pasar Santa, Kelurahan Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dibanjiri pembeli.

Sebagaimana dilansir Wartakotalive, kedai yang berada di lantai semi basement Pasar Santa ini sangat
ramai dengan pelanggan setianya.

Bukan hanya dari Jakarta, melainkan juga dari luar kota bahkan mancanegara.

Pria berusia 70 tahun ini mengaku, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru dia sanggup mengantongi omset penjualan dua kali lipat dari biasanya.

"Jadi mulai seminggu yang lalu, pembeli yang mau pulang ini sudah pada antusias. Omset naiknya bisa dua kali lipat. Contohnya ini, beli sampai 60 bungkus satu orang," katanya saat ditemui di tempatnya
berjualan, Senin (16/12/2019).

"Beberapa orang belinya juga sampai 40, 50 bungkus untuk dibawa pulang ke Korea (Selatan), Jepang, ada juga yang bawa ke Amerika (Serikat), Filipina, Australia, hampir seluruh dunia," sambungnya.

Cendera mata

Dia menjelaskan, rata-rata pembeli sengaja membeli kopinya itu untuk dijadikan cendera mata saat kembali ke kampung halaman.

Namun Suradi tak memungkiri, ada yang membeli untuk dijual kembali di beberapa kedai kopi
pelanggannya.

Biasanya, pembeli yang menjual produk kopinya kembali berasal dari dalam negeri, dan memang sudah memiliki jalinan kerja sama.

"Ya 70 persen orang luar (ekspatriat), mereka rata-rata untuk oleh-oleh. Ada juga yang dijual lagi,"
katanya.

Kopi luwak

Sementara, jenis kopi yang banyak digandrungi pelanggan mancanegara adalah kopi luwak

Saking gandrungnya, Dunia Kopi mampu menjual satu karung kopi luwak hasil karya petani Indonesia
dalam sehari.

"Kalau orang luar yang familiar saja, kaya jenis Bali, Papua, Toraja, Aceh. Tapi, rata-rata mereka senang kopi luwak. Kopi luwak Indonesia luar biasa, makanya kemarin luwak sekarung sehari habis," kata Suradi.

Adapun harga yang dibanderolnya untuk kopi luwak adalah Rp 500.000 per kilogram.

Kedai kopi Dunia Kopi di Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kedai kopi Dunia Kopi di Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Warta Kota/Rizki Amana)

Puluhan juta

Suradi tak menyangka, perayaan Natal dan Tahun Baru tahun ini berdampak besar terhadap bisnisnya. Penjualan meningkat drastis dari tahun sebelumnya

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved