Wisata Kepulauan Seribu

Ada 8 Ikon Baru yang Instagramable Pariwisata Kepulauan Seribu, Nuansa Bali di Jakarta

Liburan akhir tahun di Kepulauan Seribu akan tambah seru, terutama bagi para pencinta foto-foto instagramable.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Sudin Parbud Kepulauan Seribu
"Generasi Pelaut" karya Agus Widodo adalah ikon baru di Pulau Tidung. 

Liburan akhir tahun di Kepulauan Seribu akan tambah seru, terutama bagi para pencinta foto-foto
instagramable.

Pasalnya, Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu memasang delapan ikon baru yang sudah pasti instagramable, di lima pulau permukiman.

Ikon baru Pariwisata Kepulauan Seribu ini sekarang banyak dikunjungi para pelancong.

Keindahan pantai di Kepulauan Seribu ada yang menyamakan dengan pantai-pantai Bali.

Kepulauan Seribu Balinya Jakarta.

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu, Cucu Ahmad Kurnia, mengatakan, ikon baru berbentuk patung tersebut dipasang di beberapa pulau yang selama ini memang menjadi tujuan wisata.

“Pemasangan ikon-ikon baru itu dilakukan atas kerja sama dengan Asosiasi Pematung Indonesia cabang Jakarta,” ucap Cucu, Senin (16/12).

Empat ikon baru itu karya seniman Yani Mariani;

Keempat ikon baru Kepulauan Seribu adalah:

1. "Jiwa Samudera" yang berbentuk biota laut di Pulau Pari

2. "Persembahan Cinta" berbentuk telapak tangan dan bunga mawar di Pulau Tidung

3. "Derai Embun" di Pulau Pramuka

4. "Nyala Samudera" di Pulau Karya.

Empat ikon lainnya merupakan karya dari seniman Agus Widodo.

Keempat ikon karya Agus Widodo adalah

1. "Generasi Pelaut" berbentuk perahu di Pulai Tidung.

2. "Ombak Menari" berbentuk ombak di Pulau Karya.

3. "Tangan Lestari" berbentuk dua tangan di Pulau Pramuka.

4. "Sakura" berbentuk bunga di Pulau Untung  Jawa.

Nilai lebih

“Dengan adanya seni ruang publik, banyak tempat atau spot yang semula sepi, mati, kosong, kini memiliki nilai yang lebih dan cukup signifikan, serta memberikan daya tarik tersendiri," kata Cucu.

Cucu menambahkan kehadiran hasil karya swafoto, yang merupakan seni ruang publik ini sekaligus dirancang untuk memberikan atau menambah nilai estetis pada satu tempat.

“Seni ruang publik adalah sebuah karya yang sanggup meruang dan mampu berinteraksi dengan baik terhadap apapun yang berada di sekitarnya, termasuk aktivitas manusia,” ujarnya.

Sementara itu, kurator dari karya seni tersebut, Benny Ronald, mengatakan, kehadiran ikon-ikon baru
menjadikan Kepulauan Seribu memiliki daya tarik yang berbeda dari wisata pantai lain di luar Jakarta.

“Rasanya diperlukan juga sebuah program branding Pulau Seribu yang lebih agresif, dengan mengedepankan penambahan sebuah landmark atau keindahan artifisial yang bisa memberikan nilai tambah ke tiap pulaunya,” tuturnya.

“Kebutuhan dasar manusia yang biasa mengabadikan sebuah tempat dengan berfoto, yang seolah-olah sebuah statement bawah sadar mengenai penaklukan ruang dan waktu, adalah hal yang sangat lazim sekali dewasa ini,” tandas Benny. (Junianto Hamonangan)

Ada Pulau Reggae di Kepulauan Seribu

Resor Mewah Segera Sambut Wisatawan di Kepulauan Seribu

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved