Wisata di Bogor

Menjelajah Oasisnya Kota Hujan, Kebun Raya Bogor

Ada banyak tempat yang wajib disinggahi di Kebun Raya Bogor, seluas 87 hektar itu.

Penulis: Janlika Putri
Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Jalinka Putri
Komplek pemakaman Belanda yang sudah ada sebelum kebun raya Bogor berdiri. 

Ada mesin detektor yang harus dilewati semua pengunjung, sebelum menemukan loket penjual tiket masuk.

Setelah membeli tiket, saya berkenalan dengan seorang pria bernama Iteng Dayana. Beliau adalah Petugas Penerangan Informasi KRB.

Iteng Dayana Petugas Penerangan Informasi Kebun Raya Bogor.
Iteng Dayana Petugas Penerangan Informasi Kebun Raya Bogor. (Warta Kota/Jalinka Putri)

Tiga puluh tahun bekerja di sana membuatnya hafal setiap sudut "oasis" kota Bogor ini.

Dari beberapa cerita singkatnya, dia menjelaskan bahwa bunga bangkai sedang tak mekar saat ini. Lalu bagian menarik lainnya yang dia ceritakan adalah Museum Zoologi.

“Bagi pengujung Kebun Raya Bogor tak perlu lagi membeli tiket Museum Zoologi. Tiket yang sudah dibeli sudah termasuk untuk masuk ke sana,” katanya.

Setelah berbincang-bincang selama beberapa menit, kami pun berpisah karena saya ingin segera bertualang di KRB.

Atraksinya banyak

Di dalam KRB terdapat beberapa rute yang bisa dipilih untuk memulai jalan-jalan.

Ada banyak tempat yang wajib disinggahi di kebun raya seluas  87 kektar itu. Meskipun sangat luas, Saya tak  khawatir tersesat karena ada selembaran peta yang bisa diambil di loket tiket masuk.

Namun jika masih bingung membaca peta, jangan khawatir karena ada papan-papan panduan arah. Selain itu ada pula para petugas yang berkeliling untuk berpatroli.

Hari itu saya menuju  monumen Lady Raffles sebagai atraksi yang dilihat pertama kali. Pasalnya, lokasinya dekat Pintu Utara KRB.

Bangunannya menyerupai sebuah gazebo dengan delapan pilar. Lalu di tengahnya terdapat prasasti untuk mengenang kepergian Olivia Raffles, atau Lady Raffles, karena sakit.

Dia merupakan istri  Gubernur Jenderal Inggris di Hindia Belanda, Sir Thomas Stamford Raffles.

Monumen  Lady Raffles yang menjadi simbol cinta seorang gubernur jenderal.
Monumen Lady Raffles yang menjadi simbol cinta seorang gubernur jenderal. (Warta Kota/Jalinka Putri)

Sewa sepeda

Suasana KRB yang sejuk dan asri membuat KRB sangat dinikmati dengan jalan kaki.

Namun, jika pengunjung lelah, ada beberapa opsi kendaraan untuk keliling KRB.

Ada tempat penyewaan sepeda dengan harga Rp 20.000/ jam. Lalu ada pula mobil wisata yang menampung bayak orang dalam mobil terbuka.

Mobil ini akan mengantarkan berkeliling KRB lengkap dengan sopir, dan pemandu akan menceritakan sejarah setiap tempat tujuan-tujuan tersebut.   

Tak jauh dari Monumen Lady Raffles, saya melihat ada sebuah keramaian. Rupanya banyak orang-orang yang tengah asik berfoto ria di depan Danau Gunting.               

Bernama demikian karena bentuk danau yang menyerupai bentuk sebuah gunting.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved