Wisata di Bogor

Menjelajah Oasisnya Kota Hujan, Kebun Raya Bogor

Ada banyak tempat yang wajib disinggahi di Kebun Raya Bogor, seluas 87 hektar itu.

Menjelajah Oasisnya Kota Hujan, Kebun Raya Bogor
Warta Kota/Jalinka Putri
Komplek pemakaman Belanda yang sudah ada sebelum kebun raya Bogor berdiri. 

Bogor hanya berjarak sekitar 58 kilometer dari Jakarta. Tak jauh, sekitar 1 jam berkendara naik mobil ke kota berjuluk Kota Hujan ini.

Hal itu adalah salah satu alasan yang mendasari keputusan saya jalan-jalan ke kota yang berada di selatan Jakarta tersebut.

Prasasti yang dibuat untuk mengenang Georg Karl Reinwardt, seorang ahli Botani Jerman yang mendirikan Kebun Raya Bogor.
Prasasti yang dibuat untuk mengenang Georg Karl Reinwardt, seorang ahli Botani Jerman yang mendirikan Kebun Raya Bogor. (Warta Kota/Jalinka Putri)

Alasan lainnya banyak, sebab kota ini memiliki sejuta pesona. Memang terdengar agak lebay, namun memang banyak alasan untuk berkunjung ke Bogor.

Kulinernya, transportasinya, budayanya, sejarah, tempat wisata, cuaca, dan  suhu, semuanya menjadi satu dalam harmoni yang indah.

Dari Jakarta, untuk menuju Bogor terbilang mudah. Jalan Tol jagorawi bisa menjadi akses tercepat bagi pemilik kendaraan roda empat pribadi untuk ke Bogor.

Namun jika Anda ingin masuk kategori backpaker seperti saya, kalian bisa menggunakan moda transportasi umum seperti bus atau kereta Commuter Line.

Pagi itu, pilihan saya jatuh kepada kereta commuter line sebagai wahana menuju Bogor. Pukul 09.00 tepat waktu setempat, kereta rel listrik (KRL) yang saya tumpangi meninggalkan Stasiun Pasarminggu.

Perjalanan memakan waktu satu jam karena pada pukul 10.00 KRL itu tiba di Stasiun Bogor.

Saya dan ratusan orang lainnya yang baru datang di Stasiun Bogor berduyun-duyun menuju pintu keluar stasiun.

Berjalan dari peron menuju serambi stasiun, lalu menaiki jembatan penyeberangan berwarna hijau yang sedikit semrawut oleh pedagang kaki lima, yang memenggelar dagangannya di sepanjang jembatan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Janlika Putri
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved