Berlibur menggunakan mobil

6 Tips Sebelum Melakukan Perjalanan Jauh Menggunakan Mobil

ada sejumlah hal yang harus dipersiapkan sebelum melakukan perjalanan jauh menggunakan mobil.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/ Angga Bhagya Nugraha
Jalan tol layang Jakarta - Cikampek II 

Masa liburan Natal dan Tahun Baru sebentar lagi akan dimulai. Artinya akan ada banyak orang
akan memanfaatkan masa liburan itu untuk bepergian.

Ada yang pergi berlibur, ada pula yang memanfaatkannya untuk mudik ke kampung halaman.

Jalan Tol Jakarta - Cikampek (Japek) Elevated akan berfungsi pada musim Libur Natal dan Tahun Baruu 2020, mulai tanggal 20 Desember mendatang. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Jalan Tol Jakarta - Cikampek (Japek) Elevated akan berfungsi pada musim Libur Natal dan Tahun Baruu 2020, mulai tanggal 20 Desember mendatang. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha (Warta Kota/ Angga Bhagya Nugraha)

Mobil pun kerap menjadi wahana pilihan untuk perjalanan itu, karena lebih ekonomis untuk
bepergian bersama keluarga.

Meski begitu, ada sejumlah hal yang harus dipersiapkan sebelum melakukan perjalanan jauh
menggunakan mobil.

Inilah 6 persiapan yang harus dilakukan sebelum berkendara jarak jauh, sebagaimana dilansir laman Smart Travel.

1. Bersihkan mobil
Membersihkan mobil perlu dilakukan sebelum bepergian jauh. Bukan sekadar bersih-bersih, tapi
yang benar-benar bersih.

Artinya tak ada lagi tisyu yang sudah terpakai, atau botol air kemasan kosong berserakan di
dalam mobil.

Jangan lupa beri wangi-wangian yang menyegarkan, dan tidak berlebihan aromanya.

Alasannya, seperti dilansir laman Smart Travel, kendaraan yang bersih akan membuat pengemudi
lebih tenang dan sabar saat melakoni perjalanan jauh.

Ilustrasi cuci mobil
Ilustrasi cuci mobil (istimewa)

2. Perbaiki kendaraan
Siapa pun pasti menginginkan perjalanan yang lancar dan aman.

Karena itu, sepekan sebelum perjalanan mobil yang digunakan harus masuk bengkel dulu untuk
diperiksa onderdilnya.

Ban, kanvas rem, pelat kopling, aki, kaki-kaki, kabel-kabel kelistrikan, dan banyak lagi harus
diperiksa, agar tidak muncul masalah di tengah jalan.

Pastikan ban serep dalam keadaan baik, dan jangan lupa membawa kabel jumper, pompa ban, dan cairan pembersih kaca untuk berjaga-jaga.

3. Rencana perjalanan yang fleksibel
Memiliki rencana matang memang penting, supaya perjalanan terarah dan lebih hemat.

Namun, jangan membuat jadwal perjalanan yang terlalu ketat, supaya tidak emosi saat rencana
tersebut tak berjalan dengan baik.

Maklum aja, kemacetan masih tetap menjadi momok dalam musim liburan seperti ini. Baik itu
karena lalu lintas yang padat, atau ada kecelakaan di jalan yang membuat lalu lintas terhambat.

PT Jasa Marga mencatat bahwa pada H-4 (1/6/2019) kemarin, lalulintas pemudik yang melintas di GT Cikampek Utama (Cikatama) tercatat 87.758 kendaraan meninggalkan Jakarta. Antrean kendaraan di GT Cikatama diambil MInggu (2/6/2019).
PT Jasa Marga mencatat bahwa pada H-4 (1/6/2019) kemarin, lalulintas pemudik yang melintas di GT Cikampek Utama (Cikatama) tercatat 87.758 kendaraan meninggalkan Jakarta. Antrean kendaraan di GT Cikatama diambil MInggu (2/6/2019). (Warta Kota/ Mohamad Yusuf)

4. Jalur arteri
Dalam lima tahun terakhir, ada banyak jalan bebas hambatan, atau jalan tol, yang dibangun oleh
Pemerintah, yang sudah pasti membuat perjalanan dengan mobil menjadi lebih cepat.

Tapi tak ada salahnya sesekali keluar dari tol, dan menggunakan jalan arteri atau jalan biasa.

Tujuannya agar pemgemudi tidak bosan dan cepat lelah akibat menghadapi jalan panjang dan lurus.

Di jalan arteri, pemgemudi bisa berhenti dulu untuk beristirahat, atau singgah di tempat
wisata.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved