Pariwisata Halal

Pemprov DKI Jakarta Targetkan 1 Juta Wisman Muslim, Pasar Santa : Siap Halalkan Produk Kuliner

Dalam mendukung realisasi rencana Pemprov DKI Jakarta, Pasar Santa siap menjadi pasar kuliner yang halal.

Pemprov DKI Jakarta Targetkan 1 Juta Wisman Muslim, Pasar Santa : Siap Halalkan Produk Kuliner
Warta Kota/Feryanto Hadi
Pasar Santa di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, siap mendukung program pariwisata halal Pemprov DKI Jakarta. 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan kunjungan 1 juta wisatawan mancanegara muslim di tahun 2020.

Agar target tersebut tercapai, beberapa langkah dicanangkan Pemprov DKI Jakarta, yakni menerapkan wisata halal dengan menyiapkan restoran, hotel atau penginapan dan biro perjalanan bersertifikat halal.

Kepala Pasar Santa, Jakarta Selatan, Ahmad Subhan menuturkan, dalam mendukung realisasi rencana Pemprov DKI Jakarta itu, pihaknya siap mendorong agar Pasar Santa menjadi pasar kuliner yang halal.

Kopi

"Pasar ini terkenal akan kulinernya, komunitas anak mudanya, kopinya pun terkenal. Semoga dengan adanya kuliner di Pasar Santa ini, pecinta kopi bisa datang bergabung dan agar bisa ditempatkan sebagai produk halal yang ada di wilayah Jakarta Selatan," katanya, Jumat (6/12/2019).

Subhan menambahkan, turis mencanegara yang sering berkunjung ke tempatnya berasal dari Korea Selatan, Jepang, Belgia, dan Jerman. Pengunjung dari Arab Saudi juga ada yang datang ke Pasar Santa untuk belanja kopi dan kuliner yang ada di lantai 1.

"Setiap harinya wisatawan Korea, Jepang, Belgia datang ke Pasar Santa ini. Pecinta kopi banyak datang
dari Asia," kata Subhan.

"Jika ada sertifikasi halal akan digelar oleh Pemprov DKI kita akan siap mendukung programnya Pak
Gubernur DKI Jakarta," imbuhnya.

Pengajian

Kemudian, dia berusaha mewujudkan pasar yang bersih, sehat dan modern. "Kita harap seluruh pasar lainnya juga mengikutinya," katanya lagi.

Upaya Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dalam menghalalkan pariwisata kulinernya. (Warta Kota/Rizki Amana)
Upaya Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dalam menghalalkan pariwisata kulinernya. (Warta Kota/Rizki Amana) (Warta Kota/Rizki Amana)

Bersamaan dengan hal itu, pihaknya juga melakukan pengajian guna menjalin hubungan Ukhuwah Islamiyah sesama para pedagang, agar komunikasi tetap terjaga.

"Dari kuli panggulnya, penjaga MCK, pedagangnya dan staf Perumda Pasar Jaya dan petugas keamanan," ujar Subhan.

Sementara, Ustad Lukman Hakim Pengajar Tetap Majelis Taklim Malam Jumat di Pasar itu hadir dalam kegiatan pengajian rutin pada malam Jumat kemarin.

Sebanyak 40 anak yatim, piatu dan dhuafa diberikan santunan. "Mereka kita panggil dari sekitar tempat
tinggal para pedagang. Kita gabung juga pengajian malam Jumat pedagang Pasar Santa sebanyak 150 pedagang dan pengajian Ibu-Ibu setiap Rabu malam," tandas Subhan. (Rizki Amana)

Kenali Konsep Pariwisata Halal, Sehingga Tak Salah Kaprah

Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved