JAL Gunakan Simbol Kepala Bayi di Sistem Pemesanan Kursi

Japan Airlines menerapkan sistem pemesanan kursi yang sangat membantu bagi penumpang yang membawa bayi, mau pun yang tidak.

JAL Gunakan Simbol Kepala Bayi di Sistem Pemesanan Kursi
pexels.com
Ilustrasi kursi pesawat. 

Mendengar suara bayi menangis sepanjang malam memang bukan pengalaman yang menyenangkan. Apalagi jika hal itu terjadi dalam penerbangan jarak jauh.

Selama berjam-jam terpaksa terjaga, karena bayi di kursi sebelah menangis tanpa henti.

Ilustrasi bayi menangis
Ilustrasi bayi menangis (Daily Mail)

Kesal sudah pasti, namun tentu saja kita tak bisa berbuat apa-apa.

Menyalahkan si bayi juga tidak mungkin, karena dia juga dalam kondisi yang tidak nyaman dan hanya bisa menangis.

Kalau sudah terlanjur "terjebak" dalam situasi yang tidak menyenangkan itu, memang tidak ada yang bisa dilakukan. Namun, masih ada cara untuk mencegah kemungkinan terjebak.

Itulah yang dilakukan maskapai penerbangan asal Jepang, Japan Airlines (JAL), belum lama ini.

Sebagaimana diwartakan Guardian, begitu ada calon penumpang yang menyatakan akan bepergian dengan bayi berusia 8 hari sampai 24 bulan, sistem pemesanan tiket JAL langsung memberikan tanda di kursi yang dipesan penumpang dengan bayi tersebut.

Sebuah simbol kepala bayi akan muncul di peta pemesanan kursi, sehingga penumpang lain bisa memilih kursi yang cukup jauh dari si bayi.

Sistem pemesanan ini memang tak akan menghentikan tangis bayi, namun setidaknya mencegah pengalaman tak menyenangkan bagi penumpang lain.

Hanya saja, simbol bayi itu hanya terlihat oleh calon penumpang yang membeli tiket langsung di situs daring maskapai milik negara Jepang itu.

Maskapai Japan Airlines menerapkan sistem pemesanan kursi yang unik, yang sangat membantu penumpang.
Maskapai Japan Airlines menerapkan sistem pemesanan kursi yang unik, yang sangat membantu penumpang. (jal.co.jp)

Traveller yang membeli tiket lewat pihak ketiga, alias biro perjalanan online, tak bisa melihatnya. Artinya ada kemungkinan mereka mendapat kursi tak jauh dari penumpang yang membawa bayi.

Penumpang yang bepergian bersama grup wisata, juga tak bisa memilih kursi sendiri sehingga memiliki kemungkinan duduk di dekat si bayi.

Sistem ini ternyata juga sudah dijalankan oleh maskapai penerbangan asal Jepang lainnya, All Nippon Airways (ANA).

Sistem ini sudah jelas mendapat pujian dari para penumpang.

Hanya saja, tetap ada pula orang yang menganggapnya lebay dan negatif, karena tidak melatih orang bertoleransi terhadap kesulitan sesamanya.

Ini Rupanya Waktu yang Tepat Untuk Membeli Tiket Pesawat Rute Internasional

Kenali Benda-benda Tak Berbahaya yang Berpotensi Disita Petugas Bandara

Ikuti kami di
Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved