Kuliner di Puncak

Sedapnya Nasi Liwet Komplet di Kaki Gunung Gede-Pangrango Ini

Taburan teri medan garing di atas nasi membuat hidangan tradisional ini tampak mewah.

Warta Kota
Tampilan paket nasi liwet gurame goreng Bakoel Karasa Puncak. 

Meski orang sering dibuat sebal karena kemacetannya, tapi tetap tak bisa dipungkiri kawasan Puncak,
Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tetaplah salah satu tujuan liburan favorit.

Selain untuk sekadar menikmati hamparan hijau kebun teh, atau menginap di vila demi merasakan sejuknya udara pegunungan, wisata kuliner juga acap kali jadi alasan orang melancong ke Puncak.

Salah satu tempat makan yang patut dicoba saat tamasya di kawasan Puncak adalah rumah makan Bakoel Karasa, yang berada di kaki gunung Gede-Pangrango.

Rumah makan Bakoe Karasa mudah ditemukan dengan baliho besar di Jalan Raya Hanjawar, Puncak.
Rumah makan Bakoe Karasa mudah ditemukan dengan baliho besar di Jalan Raya Hanjawar, Puncak. (Warta Kota)

Bakoel Karasa tepatnya berlokasi di Jalan Raya Hanjawar Nomor 8, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Bakoel Karasa berada satu kompleks dengan bangunan AMEN Group Restaurants. Posisinya tepat di tepi Jalan Raya Hanjawar, kira-kira berjarak satu kilometer dari pertigaan Cibodas, yang merupakan pintu masuk menuju kawasan Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango.

Dari restoran ini pengunjung dapat menikmati pemandangan gunung Gede-Pangrango di satu sisi, dan view lembah Kota Bunga di sisi lain.

Alunan musik Pasundan yang menenangkan langsung menyambut saya dan rekan-rekan, saat melangkahkan kaki masuk ke rumah makan itu pekan lalu.

Tersedia pilihan makan secara lesehan atau di atas meja biasa. Kami memilih lesehan agar dapat merasakan suasana intim ala resto khas Sunda.

Bagian interior Bakoel Karasa didesain semi-modern, dengan nuansa kayu yang dominan. Area lesehan ini cocok untuk grup atau keluarga karena tiap mejanya bisa menampung hingga 10 orang.

Pelayan di sini ramah-ramah. Mereka yang rata-rata masih berusia muda sangat cekatan, lengkap dengan senyuman.

Siang itu, kami memesan paket nasi liwet gurame goreng dan paket nasi liwet ayam bakar. Tiap paketnya cukup untuk disantap empat orang.

Paket nasi liwet gurame goreng terdiri dari nasi liwet dengan taburan teri medan goreng, gurame goreng terbang, 4 potong tempe goreng, 4 potong tahu goreng, aneka lalapan, dan sambal terasi.

Paket nasi liwet ayam bakarnya pun sama. Hanya berbeda di lauk utama, gurame goreng atau ayam bakarnya saja.

Taburan teri garing

Setelah menunggu beberapa saat, juru saji datang dan meletakkan pesanan kami ke atas meja. Wah, visualnya saja sangat mengintimidasi.

Paket nasi liwet gurame goreng ini diletakkan di atas nampan kayu besar. Nasi liwetnya berada di dalam periuk atau panci kastrol khusus nasi liwet.

Saat panci dibuka, aroma gurih daun salam dan sereh dari nasi liwet langsung menyeruak keluar. Taburan teri medan garing di atas nasi membuat hidangan tradisional ini tampak mewah.

Tampilan paket nasi liwet gurame goreng Bakoel Karasa Puncak.
Tampilan paket nasi liwet gurame goreng Bakoel Karasa Puncak. (Warta Kota)

Sedangkan gurame terbang, yang digoreng sempurna hingga warna keemasan, tahu-tempe, lalapan serta sambalnya tersaji indah di atas lapisan daun pisang.

Demikian juga dengan paket ayam bakarnya. Tampilan ini membuat perut yang tadinya belum minta makan menjadi auto lapar.

Kami pun langsung berebutan centong kayu agar menjadi orang pertama yang menyendok nasi liwet ke atas piring. Jangan kalap, sisakan terinya untuk orang di samping.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved